Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Dua Perusahaan Serahkan Bantuan 128 RSLH

Ali Mustofa • Jumat, 24 April 2026 | 09:24 WIB
GEMBIRA: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris (tengah) bersama perwakilan PT Djarum dan Polytron menyerahkan bantuan RSLH secara simbolis. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)
GEMBIRA: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris (tengah) bersama perwakilan PT Djarum dan Polytron menyerahkan bantuan RSLH secara simbolis. (GALIH ERLAMBANG W/RADAR KUDUS)

KUDUS – Pemkab Kudus menyerahkan secara simbolis bantuan program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) dari PT Djarum dan Polytron kepada 128 penerima di Pendapa Kabupaten Kudus kemarin.

Program RLSH ini, menjadi langkah pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kudus.

Acara seremoni penyerahan ini, turut dihadiri oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto, Finance Director PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) Guido One Tuwan, jajaran pemerintah kabupaten bersama dinas terkait, forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), serta perwakilan dari kecamatan dan desa.

Program RSLH tahap I pada tahun ini, menjangkau empat kecamatan di Kabupaten Kudus. Meliputi Bae ada 24 rumah, Dawe dengan 25 rumah, Jati ada 23 rumah, dan Kaliwungu ada 56 rumah.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, mengapresiasi kontribusi PT Djarum dan Polytron dalam program RSLH yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sam’ani menegaskan, program RSLH merupakan bentuk sinergi yang efektif antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

”Atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus serta seluruh warga Kabupaten Kudus, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen PT Djarum dan Polytron yang secara berkelanjutan mendukung penyediaan hunian layak,” katanya.

Menurut Sam’ani, program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Khususnya bagi mereka yang masih berada dalam kondisi rentan.

Selain meningkatkan derajat masyarakat, program PT Djarum dan Polytron ini, langsung menyentuh masyarakat. Secara tidak langsung, juga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi.

Harapannya, kolaborasi ini dapat terus diperkuat agar dampaknya semakin luas.

Sementara itu, General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto menyampaikan, penyerahan RSLH kepada 128 warga Kudus merupakan wujud kontribusi berkelanjutan perusahaan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, momentum 75 tahun perjalanan PT Djarum menjadi refleksi sekaligus penguat komitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat.

Dengan menghadirkan program-program sosial yang berdampak nyata. Termasuk penyediaan hunian layak serta mendorong pembangunan Kota Kudus menjadi lebih maju dan berkelanjutan.

”Melalui program ini, kami berharap dapat menghadirkan hunian yang tidak hanya layak, tetapi juga dibangun dengan standar aman, nyaman, dan sehat. Desain hunian disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga, serta dilengkapi dengan pengaturan sirkulasi udara, pencahayaan, dan sanitasi yang baik,” ujar Budiharto.

Menurut Budiharto, keberhasilan program RSLH juga tidak terlepas dari peran aktif berbagai pihak. Termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.

Dengan sinergi yang terjalin, diharapkan hunian yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang sekaligus mendukung kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

Program RSLH menerapkan intervensi menyeluruh, sehingga penerima manfaat tidak perlu mengeluarkan biaya dalam proses pembangunan.

Sekaligus melibatkan masyarakat sekitar sebagai bagiandari penguatan nilai gotonroyong.

Terpisah, Finance Director PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) Guido One Tuwan menuturkan, keikutsertaan perusahaan dalam program ini, sejalan dengan nilai inti Polytron yang menempatkan tanggung jawab sosial sebagai bagian penting dari perjalanan bisnis.

Dengan dua pabrik yang berada di wilayah Kudus, Polytron merasa memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat, sehingga terpanggil untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.

Program ini, juga menjadi refleksi perjalanan Polytron yang tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar.

”Kami ingin keberadaan Polytron benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui program RSLH 2026, kami berharap rumah yang lebih layak dapat memberikan rasa aman, nyaman, serta menjadi titik awal bagi kehidupan yang lebih baik bagi para penerima,” ucapnya.

Salah satu penerima bantuan RSLH, Kartijo, warga Desa Margorejo, Dawe, mengungkapkan rasa harunya saat menerima rumah yang telah direnovasi.

Ia mengaku, kondisi rumah sebelumnya kerap membuat keluarganya merasa tidak nyaman. Terutama saat musim hujan.

”Kalau hujan deras, atap bocor di beberapa bagian. Sekarang rumah kami sudah jauh lebih baik, lebih aman dan nyaman,” katanya. 

Dia berterima kasih kepada PT Djarum dan Polytron atas bantuan ini. Semoga program seperti ini, terus berlanjut, agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. (gal/lin)

Editor : Ali Mustofa
#polytrom #djarum #bupati #Kudus #rslh