Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kudus Bidik Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia! 1.000 Penari Siap Mengguncang Kudus

Ali Mustofa • Sabtu, 11 April 2026 | 10:45 WIB
PEROFORMANCE: Penari usai menampilkan tarian Lajur Caping Kalo. Bakal ada pemecahan rekor seribu penari pada Hari Jadi Kota Kudus mendatang. (DOKUMEN RADAR KUDUS)
PEROFORMANCE: Penari usai menampilkan tarian Lajur Caping Kalo. Bakal ada pemecahan rekor seribu penari pada Hari Jadi Kota Kudus mendatang. (DOKUMEN RADAR KUDUS)

KUDUS — Pemerintah Kabupaten Kudus menyiapkan langkah besar untuk memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia dengan menampilkan lebih dari seribu penari Tari Lajur Caping Kalo pada puncak peringatan Hari Jadi ke-477 Kudus, 23 September 2026 mendatang.

Pelaksana Harian Kepala Disbudpar Kudus, Teguh Riyanto, menjelaskan bahwa upaya pemecahan rekor tersebut akan dikerjakan bersama Yayasan Karya Bakti Norojoro.

Sebagai tahap awal, Disbudpar menggelar Festival Lajur Caping Kalo yang melibatkan pelajar tingkat SMP, SMA, hingga masyarakat umum.

Festival dijadwalkan berlangsung paling lambat 30 April 2026.

Hingga kini, tercatat 91 kelompok tari telah mendaftar, masing-masing beranggotakan lima orang dari kategori pelajar dan umum. 

Sementara ini jumlah peserta yang siap tampil mencapai sekitar 450 penari.

Pada tahap final, 12 kelompok terbaik akan diseleksi untuk memperebutkan juara I, II, III, serta harapan.

Setelah festival usai, seluruh peserta akan memiliki tugas lanjutan: mengajarkan tari tersebut di lingkungan masing-masing sebagai bagian dari persiapan menuju pemecahan rekor.

Menurut Teguh, strategi ini dirancang agar jangkauan peserta semakin luas, baik di kalangan sekolah maupun masyarakat seperti PKK, perangkat daerah, hingga komunitas seni.

Harapannya, jumlah penari bisa melampaui angka seribu saat hari pelaksanaan.

Pemecahan rekor direncanakan berlangsung di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus bertepatan dengan puncak perayaan Hari Jadi Kudus ke-477.

Agenda ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah bersama YKBN dalam melestarikan Tari Lajur Caping Kalo yang telah tercatat sebagai HAKI komunal.

Tarian tersebut pertama kali diperkenalkan pada September 2022 sebagai karya Kinanti Sekar Rahina bersama Budaya Rejosari selaku pemilik hak cipta.

Tari ini dibawakan oleh sembilan penari, yaitu tujuh perempuan dan dua laki-laki, dengan gerakan yang menggambarkan proses pembuatan anyaman caping kalo, diiringi lagu Caping Kalo ciptaan Kinanti.

Perayaan Hari Jadi Kudus tahun ini mengusung tema “Urup Nguripi Kudus” dan diproyeksikan berlangsung lebih meriah dengan target tercapainya rekor nasional tersebut. (san)

Editor : Ali Mustofa
#relpr muri #Kudus #penari #hari jadi #tari lajur caping kalo