KUDUS — Sebuah warung angkringan di Desa Papringan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus dilalap si jago merah saat dalam kondisi tutup pada masa libur Lebaran, Senin (23/3) dini hari.
Kebakaran ini diduga dipicu korsleting listrik saat tidak ada aktivitas di lokasi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.18 WIB di Jalan Kudus–Jepara turut Desa Papringan.
Api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran dari bagian dapur warung.
Kepala Pelaksana BPBD Kudus, Eko HD, mengatakan laporan awal diterima dari Damkar Satpol PP Kudus yang meminta bantuan suplai air untuk penanganan kebakaran tersebut.
“Setelah menerima informasi, kami langsung mengirim satu tim dengan armada tangki air ke lokasi untuk membantu pemadaman,” ujarnya.
Saksi mata, Ulin Nuha, mengungkapkan saat kejadian dirinya berada tidak jauh dari lokasi dan melihat api sudah membesar dari warung angkringan milik Abdurohman.
Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan Polsek Kaliwungu.
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dan diteruskan ke Damkar Satpol PP Kudus serta BPBD Kudus untuk penanganan.
Saat kejadian, warung dalam keadaan sepi tanpa aktivitas jual beli karena libur Lebaran.
Dari hasil penanganan awal, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di area dapur.
Bagian yang terbakar meliputi ruang memasak berukuran sekitar 2,5 meter x 2 meter, yang berisi perabotan dan kompor tanpa tabung gas.
Bangunan tersebut memiliki konstruksi dinding hebel, atap seng, serta rangka bambu dan baja ringan.
Api menghanguskan sebagian besar peralatan di dalamnya.
Akibat kejadian ini, pemilik warung mengalami kerugian material yang ditaksir sekitar Rp 3 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Damkar Satpol PP Kudus, BPBD Kudus, Polsek Kaliwungu, Destana, serta PLN Kudus Kota. (dik)
Editor : Andika Trisna Saputra