BAE – Sebanyak 21 peserta Lembaga Pers Siswa (LPS) Cendekia MAHIDA melakukan kunjungan belajar ke kantor Jawa Pos Radar Kudus, Selasa (17/2).
Rombongan yang didampingi pembina Nadilla Dwi Anggraeni dan guru pendamping itu datang untuk menimba ilmu jurnalistik langsung dari dapur redaksi media.
Rombongan dari MA Manahijul Huda, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati tersebut tiba sekitar pukul 15.00 WIB dan mengikuti kegiatan hingga pukul 17.00 WIB.
Mereka berangkat sejak pukul 07.00 WIB menggunakan satu unit elf dan satu mobil pribadi.
Sebelum ke kantor redaksi, rombongan juga menyempatkan mampir ke salah satu tempat wisata di Kudus.
Pemimpin Redaksi Radar Kudus, Muhammad Ulin Nuha, menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut.
Ia memaparkan dasar-dasar jurnalistik, mulai dari pengertian berita, unsur 5W+1H, hingga berbagai jenis berita seperti straight news, feature, dan investigasi.
Menurutnya, kemampuan menulis tidak bisa dilepaskan dari kebiasaan membaca.
“Perbanyak membaca berita-berita yang baik dan benar. Dari situ akan terbentuk pola pikir dan gaya menulis yang terstruktur,” pesannya di hadapan para siswa.
Suasana diskusi berlangsung aktif.
Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari proses peliputan di lapangan, teknik wawancara, hingga tantangan media cetak di era digital.
Interaksi dua arah itu membuat sesi materi terasa hidup dan komunikatif.
Pembina LPS Cendekia MAHIDA, Nadilla Dwi Anggraeni, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memberi pengalaman belajar di luar lingkungan madrasah.
Ia sengaja memilih Radar Kudus karena menjadi kiblat dan acuan dari LPS Cendekia Mahida.
Radar Kudus memiliki platform lengkap, mulai dari media cetak, online, hingga media sosial.
“Kami ingin siswa belajar jurnalistik tidak hanya dari teori di madrasah, tapi langsung dari praktik di media. Harapannya, ilmu yang didapat hari ini bisa diterapkan untuk periode berikutnya agar LPS kami semakin maju,” ujarnya.
Salah satu peserta, Rifa Auliaul Hikmah, siswa kelas XI yang telah dua tahun bergabung di LPS, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
Ia merasa mendapatkan banyak wawasan baru serta kesempatan bertukar pengalaman.
Ketertarikannya pada jurnalistik juga dipengaruhi sang kakak yang pernah aktif di LPS hingga menjadi ketua.
“Saya suka foto dan melihat berita-berita itu keren. Setelah lulus, saya ingin memperdalam lagi,” ungkapnya penuh semangat. (dik)
Editor : Mahendra Aditya