KUDUS – Akses layanan kesehatan bagi warga prasejahtera di Kabupaten Kudus kini semakin diperkuat.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama PT MBK Ventura (Unit Usaha Syariah) menyalurkan satu unit ambulans senilai Rp 341.927.825 untuk mendukung pelayanan darurat dan rujukan medis di daerah tersebut.
Bantuan ambulans ini merupakan bagian dari zakat perusahaan PT MBK Ventura yang disalurkan melalui BAZNAS RI dengan total mencapai Rp 3.076.865.925 untuk berbagai program sosial.
Dari jumlah itu, lebih dari Rp 341 juta dialokasikan khusus untuk pengadaan ambulans bagi BAZNAS Kabupaten Kudus sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.
Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS Kabupaten Kudus, Minggu (15/2).
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Noor Achmad bersama Pimpinan PT MBK Ventura (Unit Usaha Syariah) sekaligus Asisten Regional Manajer Region Jawa Tengah III Catur Suci Rahayu.
Ambulans diterima Ketua BAZNAS Kabupaten Kudus Noor Badi, disaksikan perwakilan Pemkab Kudus yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Abdul Hakam.
Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad menyampaikan apresiasi atas komitmen PT MBK Ventura yang secara konsisten menyalurkan zakat perusahaan melalui BAZNAS.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti sinergi antara lembaga pengelola zakat dan dunia usaha dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tahun ini zakat perusahaan dari PT MBK Ventura sudah lebih dari Rp 3 miliar,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan ambulans diharapkan meningkatkan efisiensi dan kecepatan respons dalam kondisi darurat, termasuk saat bencana seperti banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kudus.
Selain untuk evakuasi, ambulans juga bisa dimanfaatkan sebagai transportasi rujukan warga kurang mampu ke fasilitas layanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Abdul Hakam, mewakili Bupati Kudus, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.
Ia menilai kebutuhan ambulans di Kudus masih cukup tinggi, sehingga tambahan armada ini sangat membantu dalam menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.
Bantuan ini juga dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan masyarakat sehat, sejahtera, harmonis, dan bertakwa.
Sementara itu, Catur Suci Rahayu menegaskan bantuan ambulans merupakan wujud tanggung jawab moral dan spiritual perusahaan.
Pihaknya berharap kendaraan tersebut menjadi sarana kebaikan yang mempercepat layanan kemanusiaan bagi warga yang membutuhkan pertolongan segera.
Ketua BAZNAS Kabupaten Kudus, Noor Badi memastikan ambulans akan segera dioperasionalkan.
Ia menegaskan layanan tidak hanya difokuskan pada situasi bencana, tetapi juga untuk kebutuhan berobat dan transportasi kesehatan warga kurang mampu.
“Insyaallah akan kami operasionalkan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya. (dik)
Editor : Mahendra Aditya