KUDUS - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kudus memicu serangkaian bencana tanah longsor di sejumlah titik.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang turun sejak Jumat (9/1) sore menyebabkan longsoran tanah menutup akses jalan hingga merusak pekarangan dan bangunan milik warga.
Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kudus bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus langsung bergerak menindaklanjuti laporan kebencanaan yang masuk.
Kegiatan penanganan dilakukan mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai, menyasar sejumlah lokasi terdampak di wilayah Kabupaten Kudus.
Berdasarkan laporan FRPB Kudus, terdapat sedikitnya tiga titik tanah longsor di jalur arah Rejenu yang mengakibatkan akses jalan tertutup total dan tidak dapat dilalui kendaraan.
Selain itu, satu titik longsor dilaporkan menimpa rumah milik Warsudi dan Andi di RT 11 RW 02 Dukuh Japan Lor dengan panjang longsoran mencapai sekitar 10 meter.
Longsor juga terjadi di pekarangan rumah Rusmadi dan Tarji di RT 11 RW 02 dengan panjang mencapai 15 meter.
Sementara itu, longsoran talud kebun menutup akses jalan menuju Dukuh Beji, Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dengan panjang longsoran sekitar 10 meter.
Tidak hanya itu, rekahan tanah yang berpotensi longsor juga ditemukan di pekarangan rumah Sulimi di RT 09 RW 02 dengan panjang sekitar 10 meter.
Kronologi kejadian bermula saat hujan deras mengguyur wilayah Kudus sejak pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB.
Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan kondisi tanah menjadi labil, sehingga memicu longsor di beberapa lokasi serta banjir luapan dari sejumlah sungai.
Dalam kejadian tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka.
Namun, kerugian materiil tercatat di beberapa titik, antara lain sebesar Rp 10 juta akibat longsor yang menimpa rumah warga di Dukuh Japan Lor, Rp 3 juta di pekarangan rumah Rusmadi dan Tarji, serta Rp 3 juta akibat rekahan tanah di pekarangan rumah Sulimi.
Fasilitas yang terdampak meliputi akses jalan desa dan sejumlah area permukiman warga.
FRPB Kudus menyampaikan bahwa seluruh kegiatan penanganan berjalan aman dan lancar. (dik)
Editor : Ali Mustofa