KUDUS - Jelang ibadah misa Natal personel Polres Kudus melakukan pengamanan dan pengetatan di tempat ibadah gereja, Rabu (24/12).
Sebanyak 500 personel disiagakan dan pemeriksaan ketat dilakukan.
Salah satu gereja yang mendapatkan pengamanan dan sterilisasi di Gereja Santo Yohanes Evangelista.
Sejumlah petugas kepolisian berjaga di halaman gereja, mereka melakukan pengecekan para jemaah yang baru datang.
Selain itu, pengecekan dan sterilisasi dilakukan di gereja. Polisi memasuki gereja dan mengecek lebih detail di geraja.
Polisi juga mengerahkan anjing pelacak untuk melakukan pendeteksian.
Waka Polres Kudus, Kompol Rendi Johan Prasetyo menyampaikan, aktivitas sterlisasi dan pemeriksaan dilakukan menjelang ibadah misa Natal.
Hal ini untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan jemaah yang mengikuti ibadah misa Natal Rabu (24/12) sore.
”Kami mengerahkan lebih dari 500 personel didukung oleh TNI dan pemerintah daerah untuk mensukseskan berjalan lancar,” katanya.
Dia menjelaskan, sasaran sterilisasi ini dimulai dari halaman gereja, ruang gereja, hingga mimbar di tempat ibadah tersebut. Serta seluruh fasilitas untuk ibadah.
Tidak hanya di satu gereja saja yang mendapatkan perhatian, kata Rendi pengawasan dan sterilisasi dilakukan di seluruh desa di Kabupaten Kudus.
”Titik vital yang mendapat perhatian ada seluruh lokasi yang menjadi tempat ibadah. Setidaknya ada 37 gereja,” jelasnya.
Rendi berharap dengan pengamanan tersebut, masyarakat yang merayakan Natal berjalan aman dan lancar.
Sementara itu, Pendeta Romo Santoso menyampaikan berterima kasih atas langkah sigap yang dilakukan Polres Kudus dalam mengawal perayaan Natal.
Dia berharap Natal 2025 berjalan dengan lancar dan damai.
Dia menerangkan, jemaah yang akan mengikuti ibadah misa Natal diperkirakan 4 ribu orang.
Para jemaah akan dibagi menjadi dua kloter untuk mengikuti ibadah misa Natal.
”Tidak ada kendala sama sekali, untuk ibadah misa Natal akan diikuti 4 ribu jemaah. Kami menyediakan tenda di bagian belakang,” jelasnya. (gal)
Editor : Ali Mustofa