Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

50 Driver Speedboat Logung Kudus Resmi Bersertifikat, Wisata Air Bendung Loging Makin Aman!

Andika Trisna Saputra • Jumat, 14 November 2025 | 01:39 WIB
ALHAMDULILLAH: Driver Speedboat menerima jaket pelampung dan lolos uji kecakapan di Bendung Logung, Kamis (13/11). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
ALHAMDULILLAH: Driver Speedboat menerima jaket pelampung dan lolos uji kecakapan di Bendung Logung, Kamis (13/11). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS – Upaya meningkatkan keselamatan wisata air di Bendung Logung, Kabupaten Kudus, dilakukan melalui pelatihan dan sertifikasi bagi puluhan pengemudi speedboat.

Sebanyak 50 driver dinyatakan lolos uji kecakapan setelah mengikuti serangkaian pelatihan yang difasilitasi The Garank Fillandra Resort bersama Kementerian Perhubungan.

Kegiatan berlangsung di kawasan wisata Bendung Logung Kudus pada Kamis (13/11) dan menghadirkan pemateri dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang.

Baca Juga: Dukungan Pemkab Kudus: Becak Listrik Bantuan Presiden Akan Punya Charging Point dan Terkoneksi Aplikasi Online

Mereka yang lolos dinyatakan berhak memperoleh Surat Keterangan Kecakapan (SKK) sebagai bukti kelayakan mengemudikan kapal wisata.

Menurut Dimyati, Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Tanjung Emas Semarang, para pengemudi speedboat harus melewati tiga tahapan uji untuk mendapatkan SKK.

Tiga tahapan itu mencakup uji kecakapan mengemudi, olah gerak kapal, serta teknik manuver kapal yang aman.

“Pembekalan ini penting agar pengemudi memahami risiko dan mampu bertindak cepat ketika terjadi keadaan darurat,” jelasnya.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut juga menjadi langkah antisipatif agar insiden kapal tenggelam atau terbalik tidak terulang lagi.

“Meskipun tidak bisa menjamin 100 persen aman, kegiatan ini bisa menekan potensi kecelakaan di kawasan wisata air,” imbuhnya.

Selain pelatihan, kegiatan itu turut diwarnai dengan penyerahan 100 unit jaket pelampung dan sertifikat e-pas kecil bagi pengemudi dan pengelola kapal wisata.

Langkah ini menjadi bentuk dukungan konkret terhadap standar keselamatan berlayar di kawasan wisata Bendung Logung.

Menyoroti pentingnya keseimbangan saat mengemudikan speedboat, Dimyati mengingatkan agar pengemudi dan penumpang saling memahami situasi di atas kapal.

“Sinkronisasi antara penumpang dan driver sangat penting untuk menjaga stabilitas kapal dan mencegah kecelakaan,” tegasnya.

Sementara itu, Sumirkan, pemilik The Garank Fillandra Resort, menyebut pelatihan keselamatan ini merupakan bagian dari komitmen pengelola wisata dalam menghadirkan pengalaman berwisata yang aman dan menyenangkan.

“Dengan pembekalan dan atribut keselamatan yang memadai, wisatawan akan lebih tenang menikmati wahana speedboat di Logung,” ujarnya.

Ia juga berharap para wisatawan tidak memaksa pengemudi untuk melakukan manuver ekstrem yang membahayakan keselamatan.

“Keselamatan tetap nomor satu. Di atas kapal, keseimbangan dan komunikasi antara driver dan penumpang sangat dibutuhkan,” kata Sumirkan. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#wisata air #speedboat #Bendung Logung #Sertifikat Keselamatan #driver