KUDUS - Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat berkunjung ke SMA 1 Kudus disambut meriah oleh para siswa.
Kegiatan yang dilakukan selama berkunjung, senam Anak Indonesia Hebat yang juga didampingi Bupati Kudus Sam'ani Intakoris.
Ramah tamah berdama siswa dilakukan Menteri Abdul Mu'ti. Salah satunya nyanyi bareng bersama.
Mendikdasmen tersebut menyanyikan lagu "IBU" dan "Laskar Pelangi" membawa semangat pada para siswa SMA 1 Kudus.
Kunjungan Mendikdasmen Abdul Mu'ti memberikan semangat, untuk terus melakukan Tujuh Kebiasaan Hebat.
Yakni Bangun Pagi, Ibadah, Olahraga, Belajar, Makan Bergizi, Bermasyarakat dan Tidur Cepat Sebelum Pukul 22.00.
Selain itu, Abdul Mu'ti juga menuliskan quote Do The Best, Be The Best, We Lieve a Smart, Sucsess.
Mendikdasmen menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Gerakan Pagi Ceria bersama para guru, murid, dan jajaran pimpinan di Kudus.
“Alhamdulillah, kita bersama-sama menyelenggarakan Gerakan Pagi Ceria sebagai salah satu bentuk kebijakan pendidikan karakter,” ujarnya.
Menurut Abdul Mu’ti, kegiatan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Dilanjutkan dengan senam Anak Indonesia Hebat guna membangun kebugaran jasmani dan rohani, serta ditutup dengan doa bersama.
“Ini merupakan usaha kita bersama dalam memperkuat karakter peserta didik, selain program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang telah kami canangkan sejak Desember 2024,” tambahnya.
Abdul Mu’ti juga menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kudus dirangkaikan dengan agenda lain.
Di antaranya meninjau sekolah penerima bantuan revitalisasi tahun 2025 dan sekolah yang telah menerima IFP (Interactive Flat Panel) yang kini sudah mulai didistribusikan.
“Ini merupakan kegiatan penting untuk membangun semangat anak-anak kita. Saya melihat antusiasme mereka sangat tinggi,” ungkapnya.
Baca Juga: Menengok Persiapan Matang di Kudus Veneu PON Beladiri 2025
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa digitalisasi pendidikan menjadi bagian dari program prioritas Presiden, yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Ada empat paket kegiatan utama, distribusi IFP (bukan smartboard) akan ada bantuan laptop untuk mendukung IFP, pelatihan guru, penyediaan materi pembelajaran untuk mendukungan pembelajaran berkualitas lagi,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan rasa bangganya kedatangan Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
“Alhamdulillah, hari ini kita kedatangan Pak Menteri. Ini merupakan sebuah keberkahan bagi kita semua. Dengan semangat beliau, kita mendapatkan motivasi dan dukungan, baik secara moril maupun materiil, untuk mewujudkan pendidikan di Kabupaten Kudus yang semakin baik ke depan," ujar Bupati Sam'ani.
"Kita akan terus mensinkronkan berbagai program daerah dengan pemerintah pusat, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi di semua jenjang pendidikan — mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA," lanjutnya.
Menurut Bupati, di Kabupaten Kudus juga memiliki PBG, yakni tempat pendidikan pra guru, yang bisa menjadi wadah belajar dan pembinaan bagi para pendidik.
Melalui lembaga ini, lanjutnya, para guru bisa memperoleh bimbingan dan bekal untuk kemudian disampaikan kepada peserta didik, agar lahir generasi emas yang berkarakter dan unggul.
"Kami juga mengusulkan agar Dana Alokasi Khusus (DAK) revitalisasi, terutama untuk SD, SMP, dan SMA yang kondisinya rusak berat di Kabupaten Kudus, dapat menjadi perhatian pemerintah pusat," ujarnya.
Hal ini penting karena anggaran APBD di Kudus mengalami penurunan, sehingga dukungan dari pusat sangat dibutuhkan untuk perbaikan yang berkelanjutan.
"Memang, DAK itu harus melalui proses antrean, tapi yang terpenting kita sudah mengusulkan dan bersikap proaktif," ungkapnya.
"Kami berharap dengan komunikasi yang baik, tim dari pusat nantinya bisa meninjau langsung kondisi sekolah-sekolah di Kabupaten Kudus,” tutupnya. (san)
Editor : Ali Mustofa