Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Warga Karangbener Kudus Digegerkan Penemuan Seorang Pria Tewas Tergantung di Pohon Tepi Sungai Dawe, Begini Kronologinya

Andika Trisna Saputra • Selasa, 30 September 2025 | 15:12 WIB
EVAKUASI: Tim gabungan sedang melakukan evakuasi korban bunuh diri, Senin (29/9). (BPBD KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)
EVAKUASI: Tim gabungan sedang melakukan evakuasi korban bunuh diri, Senin (29/9). (BPBD KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)
KUDUS – Warga Dukuh Sinawung, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus digegerkan dengan temuan mayat gantung diri di tepi Sungai Dawe, Senin (29/9) sore.

Korban diketahui berinisial S (43), warga setempat.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB oleh saksi yang diminta istri korban untuk mencari keberadaan suaminya.

Baca Juga: Rapat Koordinasi KPA Tingkat Jawa Tengah, Target Temukan Kasus HIV AIDS Sebanyak-banyaknyaI

Saat menyusuri area belakang rumah yang berbatasan dengan tepi sungai, saksi mendapati tubuh S sudah tergantung di pohon petai cina (mlanding).

“Posisi korban tergantung dengan tali plastik sepanjang satu meter yang melilit leher dan diikat pada batang pohon setinggi dua meter," ujar Mundir, Kalakhar BPBD Kudus.

"Saat evakuasi dilakukan, kondisi tubuh sudah meninggal dunia tanpa ada tanda kekerasan selain bekas jeratan,” lanjutnya.

Tak jauh dari lokasi, petugas juga menemukan botol berisi cairan pembersih lantai yang sudah habis sebagian.

Diduga, korban menenggak cairan tersebut sebelum mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

“Hasil koordinasi dengan tim Inafis Polres Kudus dan Puskesmas Bae, korban murni bunuh diri. Dugaan sementara karena depresi,” imbuh Mundir.

Tim gabungan dari BPBD Kudus, Inafis Polres Kudus, Puskesmas Bae, Polsek Bae, relawan, hingga Satpol PP langsung melakukan evakuasi.

Pihaknya menerima laporan masuk ke Siaga 112 pukul 17.12 WIB.

Baca Juga: Dengan JKN, Kontrol Rutin Penyakit Kronis Jadi Lebih Mudah

Evakuasi selesai sekitar pukul 18.37 WIB dan jenazah dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman lebih lanjut.

Mundir menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan keluarga dan perangkat desa untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap kondusif pasca-evakuasi.

“Kami turut berduka atas kejadian ini. Mudah-mudahan keluarga diberi ketabahan,” katanya. (dik)

Editor : Ali Mustofa
#pohon petai #gantung diri #Kudus #bunuh diri #tepi sungai