Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

BPJS Kesehatan Cabang Kudus Berikan Apresiasi kepada Duta Muda 2025 : Cetak Generasi Inspiratif dan Komunikatif

Redaksi Radar Kudus • Jumat, 26 September 2025 | 23:50 WIB
Pencarian Duta Muda BPJS Kesehatan Tahun 2025
Pencarian Duta Muda BPJS Kesehatan Tahun 2025

RADAR KUDUS – BPJS Kesehatan pada tahun ini menggelar ajang kompetisi berupa program pemilihan brand ambassador dari kalangan pelajar SMA/MA/SMK/sederajat.

Program ini merupakan ajang strategis yang tidak hanya mencari figur terbaik dari generasi muda, tetapi juga melahirkan figur inspiratif dan komunikatif yang nantinya berperan sebagai corong komunikasi organisasi, untuk menyampaikan pesan-pesan edukasi dan promosi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di ranah sekolah, komunitas, dan masyarakat luas.

Pencarian Duta Muda BPJS Kesehatan Tahun 2025 ini dimulai dari seleksi di tingkat Kantor Cabang.

Untuk Kantor Cabang Kudus, finalis berasal SMK dan MA dari tiga kabupaten di wilayah kerja Kantor Cabang Kudus yaitu SMK Negeri 1 Purwodadi, SMK Negeri 2 Purwodadi, SMK Negeri 1 Kudus dan MAN 1 Jepara.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pemenang, keikutsertaan finalis lainnya serta dukungan pihak sekolah terhadap kompetisi ini, BPJS Kesehatan Cabang Kudus menggelar acara pemberian apresiasi yang dihadiri oleh guru pembimbing dan seluruh finalis.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Heni Riswanti, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh finalis yang telah menunjukkan semangat luar biasa dalam mengkampanyekan pentingnya Program JKN di kalangan pelajar dan masyarakat.

“Program Duta Muda BPJS Kesehatan Tahun 2025 ini menjadi investasi jangka panjang kami dalam menciptakan agen perubahan di kalangan pelajar. Mereka adalah jembatan antara BPJS Kesehatan dengan generasi muda, sekaligus representasi kami dalam menyampaikan informasi secara kreatif dan sesuai dengan bahasa anak muda,” ujarnya.

Heni berharap Duta Muda BPJS Kesehatan mampu menjadi figur role model yang inspiratif dalam menyampaikan informasi, publikasi, edukasi dan secara persuasive mendorong tumbuhnya ekosistem JKN.

“Dengan adanya Duta Muda, saya yakin pesan mengenai pentingnya memiliki perlindungan kesehatan bisa lebih mudah diterima. Kami berharap mereka bisa menjadi contoh nyata bahwa generasi muda juga bisa peduli, berbagi, dan bergerak bersama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat,” tegasnya.

Claudya Lasya Putri Alfriyan, pelajar asal SMK Negeri 1 Purwodadi terpilih menjadi pemenang yang dinilai paling unggul dalam aspek komunikasi, kejelasan pesan, kreativitas, serta penampilannya dalam video kampanye dengan tema “Generasi Muda Peduli JKN”. Dirinya mengaku sangat bangga bisa menjadi Duta Muda BPJS Kesehatan Tahun 2025, perwakilan dari Kantor Cabang Kudus.

“Saya sangat bangga menjadi Duta Muda BPJS Kesehatan yang terpilih. Saya ingin nantinya semua teman-teman di sekolah paham betapa pentingnya memiliki jaminan kesehatan. Lewat program ini, saya bisa menyampaikan itu dengan cara yang menyenangkan, mudah dimengerti dan diterima,” ujarnya.

Claudya juga membagikan kiat-kiat dan motivasinya sebagai Duta Muda BPJS Kesehatan yang mewakili Cabang Kudus untuk maju ke tahap selanjutnya di tingkat Kedeputian Wilayah.

"Saya memulai ini semua dengan membuat konten edukasi yang diunggah melalui media sosial saya, salah satunya Instagram, di mana saya membahas mengenai pentingnya pelajar mengetahui tentang Program JKN.

Dari situ saya bisa ikut serta dalam ajang pemilihan duta muda BPJS Kesehatan dan hari ini mengikuti kegiatannya langsung di BPJS Kesehatan kantor cabang Kudus. Rasanya senang sekali bisa berkampanye dan mengedukasi sesama generasi muda mengenai JKN," terangnya.

Sebagai seorang generasi muda dengan masa depan yang masih panjang, Claudya merasa pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Kesehatan yang baik akan berdampak pada proses belajar yang optimal dan aktivitas fisik lainnya.

“Seringkali sebagai anak muda kita merasa kuat-kuat saja, padahal gaya hidup seperti makan sembarang dan sering begadang sering dilakukan.

Generasi muda mungkin lupa kalau sakit itu tidak mengenal usia dan jika sudah sakit tentunya proses belajar, kegiatan organisasi atau ekstrakulikuler di sekolah menjadi terganggu.

Selain penting menjaga Kesehatan sejak muda, jika sudah terlanjur sakit, memiliki Jaminan Kesehatan Nasional juga menjamin kita untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan yang layak” ujar Claudya.

Ke depan, Claudya berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyosialisasikan Program JKN kepada berbagai kalangan, terutama di lingkungan sekolah.

"Harapannya, lewat langkah kecil ini semakin banyak pelajar yang sadar bahwa JKN penting untuk masa depan. Saya ingin terus berperan aktif dalam menyebarkan informasi dan mengajak teman-teman sebaya agar lebih peduli," tandasnya.

Dengan adanya ajang Duta Muda BPJS Kesehatan Tahun 2025 ini, BPJS Kesehatan berharap para Duta Muda akan terus menjadi motor penggerak literasi kesehatan di tengah masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan pemahaman publik terhadap Program JKN. (lia/*)

Editor : Mahendra Aditya
#BPJS Kesehatan 2025 #BPJS Kesehatan Cabang Kudus #bpjs kesehatan #Duta Muda bpjs Kesehatan #JKN #Kudus