Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sungai Piji Dipenuhi Sampah, Aksi Bersih-Bersih Sungai Gerak Cepat Untuk Mitigasi Bencana

Galih Erlambang Wiradinata • Jumat, 19 September 2025 | 20:37 WIB
GOTONG ROYONG: Relawan membersihkan sampah yang memenuhi Sungai Piji.  
GOTONG ROYONG: Relawan membersihkan sampah yang memenuhi Sungai Piji.  

KUDUS - Aksi bersih-bersih sampah dilaksanakan di Sungai Piji, di Desa Kesambi, Mejobo, Kudus Jumat (19/9).

Upaya pembersihan sampah tersebut sebagai bentuk mitigasi bencana banjir yang sering kali melanda daerah tersebut.

Aksi pembersihan sampah ini diikuti oleh para relawan, BBWS Pemali Juana, TNI, Polri, dan masyarakat setempet.

Juga dihadiri oleh Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, Camat Mejobo dan Forkompimcam.

Dari pantaun di lapangan kondisi sampah pada lokasi tersebut memenuhi sungai Piji.

Sampah yang memenuhi sungai tersebut bermacan jenisnya. Mulai sampah pohon bambu, plastik, hingga sampah rumah tangga.

Para relawan berjibaku membersihkan sampah yang menumpuk di Sungai Pijii. Selain itu satu alat berat ekskavator diterjunkan untuk mengeruk sampah.

 

Salah satu relawan yang juga penginisiasi aksi bersih-bersih sungai, Agus Riawan menyampaikan, titik Sungai Piji di Desa Kesambi memang menjadi perhatian dan perlu dibersihkan sampahnya.

Hal tersebut karena Kesambi sering kali terjadi banjir. Air Sungai Piji meluap lantaran alirannya terhambat sampah.

”Kondisi jembatan memiliki pilar di tengah. Kondisi ini menyebabkan sampah yang melintas tersumbat di sana dan tidak mengalir,” katan ketua Laskar Lereng Muria.

Photo
Photo

Sebelum di Sungai Piji aksi bersih-bersih dilakukan di beberapa titik sungai yang dinilai rawan. Antara lain di Sungai Gelis, Dawe, Nolo, dan Jati Pasean.

”Kami juga melakukan penananam pohon di wilayah yang rawan longsor,” katanya.

Agus berharap dengan upaya tersebut bisa meradam bencana banjir yang kerap kali melanda Kabupaten Kudus.

Selain itu, dia berpesan agar masyarakat yang berada di bantaran sungai peduli dengan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Any Willianti menambahkan tim gabungan dan relawan yang dilibatkan untuk bersih-bersih sungai mencapai 100-an orang.

Jembatan Kesambi tersebut, kata dia, memang salah satu titik terjadinya penumpukan sampah di bawah jembatan yang ada pilar penyangganya.

"Sampah dari hulu menumpuk di jembatan Kesambi ini, sehingga sebelum debit air Sungai Piji meningkat. Perlu penanganan cepat agar tidak terjadi limpasan air ketika curah hujan tinggi,” ungkpanya.(gal)

Editor : Ali Mustofa
#banjir #relawan #sampah #Kudus #BPBD