KUDUS – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) terus mendukung pengembangan usaha masyarakat berbasis potensi lokal.
Pada Tahun Anggaran 2025, dukungan tersebut diwujudkan melalui program pengabdian masyarakat Universitas Muria Kudus (UMK) dengan memberikan bantuan alat roasting kopi berkapasitas 5 kilogram dan mesin cetak pelet pakan ternak vertikal kepada dua kelompok tani binaan.
Dua kelompok penerima bantuan adalah Kelompok Tani Wanalestari yang diketuai Pak Ngarjono dengan bantuan mesin cetak pelet pakan ternak, serta Kelompok Tani Gunungsari Indah yang diketuai Pak Waridi dengan bantuan alat roasting kopi.
Kedua kelompok ini aktif dalam pengembangan budidaya sekaligus pengolahan kopi di wilayahnya.
Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Rochmad Winarso, ST, M.T. dari Fakultas Teknik UMK, menyampaikan bahwa bantuan teknologi tepat guna (TTG) ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta memberi nilai tambah pada usaha kopi masyarakat.
“Alat roasting akan membantu menghasilkan produk kopi dengan kualitas lebih baik dan konsisten, sementara mesin cetak pelet dapat memanfaatkan hasil sampingan menjadi produk bermanfaat, khususnya pakan ternak,” jelasnya.
Tim pengabdian UMK terdiri dari dosen lintas bidang, yakni Tangguh Prakoso, S.P., M.Sc. (Fakultas Pertanian UMK), Budi Gunawan, ST, M.T. (Fakultas Teknik UMK), serta Heru Saputro, S.Kom., M.Kom. (Prodi Sistem Informasi UNISNU Jepara).
Keterlibatan mahasiswa juga menjadi bagian penting agar mereka mendapatkan pengalaman langsung dalam penerapan ilmu di masyarakat.
Ketua Kelompok Tani Wanalestari Ngarjono, mengatakan bantuan mesin pelet akan mendukung pengelolaan sumber daya lokal sekaligus menciptakan usaha baru yang berkelanjutan.
Sementara Ketua Kelompok Tani Gunungsari Indah, Pak Waridi, menegaskan bahwa keberadaan alat roasting akan meningkatkan kualitas dan daya saing produk kopi kelompoknya.
Melalui dukungan Kemdiktisaintek, UMK optimis program ini dapat memperkuat kemandirian masyarakat dan mendorong pengembangan ekowisata berbasis kopi.
Program ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi lokal. (san)
Editor : Ali Mustofa