KUDUS – Antusiasme warga tampak tinggi dalam kegiatan Khitan Bersama gratis di Masjid Agung Kudus, Sabtu (6/9).
Peserta yang ikut sejumlah 150 anak dari sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus.
Ketua Takmir Masjid Agung Kudus, Noor Badi, menjelaskan, khitanan massal ini terbuka untuk umum, tidak hanya bagi keluarga kurang mampu.
Baca Juga: Pemkab Kudus Jamin Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan
“Alhamdulillah, respons masyarakat luar biasa. Semoga kegiatan ini bisa rutin dan lebih banyak peserta di tahun berikutnya,” ujarnya.
Untuk memberikan pelayanan optimal, panitia melibatkan 12 tenaga medis dari RSUD Kudus, RSI Sunan Kudus, serta beberapa puskesmas.
Anak-anak yang dikhitan juga memperoleh bingkisan berupa pakaian, uang saku, obat-obatan, buah tangan, hingga hadiah menarik lain.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, hadir langsung membuka acara.
Ia mengapresiasi pengurus Masjid Agung serta dukungan perusahaan swasta.
“Kegiatan ini luar biasa, apalagi berlangsung di bulan Maulid. Semoga melahirkan anak-anak sholeh yang berguna bagi bangsa dan negara,” ucapnya.
Menurut Bupati, khitanan massal tak hanya memberi manfaat kesehatan, tetapi juga mempererat rasa toleransi dan kedamaian di tengah masyarakat Kudus.
Baca Juga: DPRD Kudus Dorong Optimalisasi Retribusi Wisata
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendukung acara serupa melalui Bidang Kesra, termasuk menyediakan layanan antar-jemput bagi warga yang ingin khitan di rumah sakit atau puskesmas.
Selain sebagai layanan medis, kegiatan ini juga menjadi ajang kebersamaan.
Berbagai pihak bergandeng tangan untuk membantu masyarakat, menciptakan semangat gotong royong yang kental di tengah masyarakat Kudus.
“Semoga pengurus Masjid Agung selalu diberi kesehatan agar bisa terus mengadakan acara semacam ini,” harap Bupati Sam’ani. (dik)
Editor : Ali Mustofa