KUDUS – Kesempatan meraih pendidikan tinggi di luar negeri kini semakin terbuka bagi siswa SMA di Kudus.
Hal itu tampak dalam Smashku Edufair 2025 yang digelar SMA Masehi Kudus, Jumat–Sabtu (29–30/8).
Dalam ajang ini, sejumlah perguruan tinggi asing ikut serta memberikan informasi program studi sekaligus beasiswa.
Dua kampus luar negeri, Sidney Polytechnic Institute (Australia) dan Asia Pacific University (Malaysia), tampil menawarkan peluang studi dengan berbagai kemudahan.
Para siswa dapat berkonsultasi langsung terkait jurusan, biaya, hingga skema beasiswa yang tersedia.
Kepala SMA Masehi Kudus, Agung Hadi Prasetyo, menyebut partisipasi kampus internasional menjadi nilai tambah edufair.
“Anak-anak jadi tahu bahwa kuliah di luar negeri bukan sekadar mimpi. Ada jalur beasiswa yang bisa dimanfaatkan, asalkan mereka siap secara akademik maupun mental,” ungkapnya.
Tak hanya kampus luar negeri, sebanyak 25 perguruan tinggi swasta dalam negeri juga menghadirkan informasi serupa.
Mereka menyiapkan konsultasi personal agar siswa tidak sekadar tahu profil kampus, melainkan benar-benar paham peluang studi dan beasiswa yang bisa diakses.
Kegiatan dua hari ini dikemas dalam dua sesi, yakni presentasi internal pada hari pertama dan pameran terbuka di hari kedua.
Baca Juga: UMK Serukan Tolak Kekerasan, Tegakkan Keadilan Affan dan Doa Bersama
Banyak siswa dari SMA hingga SMP se-Karesidenan Pati hadir memanfaatkan kesempatan ini bersama guru maupun orang tua.
“Smashku Edufair sudah jadi agenda tahunan. Kami ingin anak-anak tidak hanya terpaku pada kampus favorit dalam negeri, tetapi juga berani melihat peluang global. Dunia semakin terbuka, kesempatan juga semakin luas,” kata Agung.
Bagi siswa kelas 12, momen ini menjadi sarana penting untuk merencanakan masa depan.
Jason Gabriel Harjanto (17), salah satu peserta, mengaku sangat terbantu.
“Saya tertarik Ilmu Komunikasi Undip atau Humas UKSW, tapi tadi juga dapat info menarik tentang beasiswa luar negeri,” katanya. (dik)
Editor : Ali Mustofa