Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Siap Mengabdi! 1.960 Mahasiswa UIN Kudus Diterjunkan ke Desa

Andika Trisna Saputra • Rabu, 30 Juli 2025 | 21:01 WIB
MELAMBUNG: Jajaran pimpinan UIN Sunan Kudus menerbangkan balon sebagai simbolis pelepasan mahasiswa KKN, pagi ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)
MELAMBUNG: Jajaran pimpinan UIN Sunan Kudus menerbangkan balon sebagai simbolis pelepasan mahasiswa KKN, pagi ini. (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR KUDUS)

KUDUS - Sebanyak 1.960 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus resmi dilepas untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025.

Pelepasan dilakukan melalui apel yang berlangsung khidmat di Lapangan Utama belakang Rektorat UIN Sunan Kudus pada Rabu (30/7).

Hadir dalam apel tersebut para pimpinan kampus, dosen pembimbing lapangan (DPL), jajaran LPM, dan panitia KKN 2025.

Baca Juga: Kudus Dorong Sekolah Aman Bencana dan Inklusif, Ini Tujuannya!

Wakil Rektor I Prof. Ihsan, selaku pembina apel, menegaskan bahwa KKN bukan sekadar rutinitas akademik, tetapi bentuk nyata dari tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan KKN adalah wujud nyata kontribusi kampus terhadap pembangunan bangsa, terutama di pedesaan,” ujarnya.

Tema KKN tahun ini adalah Pemberdayaan Potensi Desa dan Penguatan Moderasi Beragama.

Prof. Ihsan menjelaskan bahwa tema tersebut memiliki dua pesan utama.

Pertama, mahasiswa diharapkan mampu memetakan dan mengembangkan potensi desa dari berbagai aspek, seperti ekonomi, sosial-budaya, wisata, dan teknologi.

Kedua, memperkuat komitmen mahasiswa dalam menanamkan nilai-nilai Islam yang moderat dan toleran di tengah masyarakat majemuk.

Para peserta KKN akan disebar ke 132 desa dan kelurahan di wilayah Kabupaten Kudus. Tiap kelompok beranggotakan sekitar 14-15 mahasiswa.

Baca Juga: Kebijakan Baru di Kudus: Semua ASN di Desa Harus Jadi Anggota Koperasi, Ini Alasannya!

“Ini amanah besar dari masyarakat dan pemerintah daerah. Jaga kepercayaan itu dengan program yang bermanfaat dan perilaku yang mencerminkan akhlak mulia,” pesan Prof. Ihsan.

Adapun program prioritas yang diusung mencakup pemberdayaan UMKM, edukasi moderasi beragama, pendampingan posyandu dan pencegahan stunting, pengelolaan sampah, penguatan literasi keagamaan, serta kampanye pencegahan pernikahan dini.

Semua program tersebut diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Di akhir sambutan, Prof. Ihsan mengajak seluruh peserta untuk melaksanakan pengabdian dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Kudus Jadi Percontohan! BPBD Siapkan Layanan Khusus Disabilitas Saat Bencana

“KKN harus menjadi ruang belajar dan menempa diri. Belajarlah dari kearifan lokal masyarakat. Hadirkan solusi yang sederhana namun berdampak,” katanya.

Rektor UIN Sunan Kudus, Prof Abdurrohman Kasdi menegaskan bahwa mahasiswa KKN ini sebagai duta kampus yang berkewajiban untuk menebarkan nilai-nilai moderasi beragama dan mengakselerasi potensi di masing-masing desa.

"Pemerintah kabupaten sampai desa merupakan mitra strategis UIN Sunan Kudus. Dengan adanya KKN ini diharapkan kerjasama semakin kuat dan bermanfaat," demikian harapnya.

Salah satu peserta KKN, Titin Shofiana Firda, anggota kelompok 098 yang akan bertugas di Desa Nganguk, Kecamatan Kota, mengaku bersemangat dalam melaksanakan KKN ini.

“Senang, soalnya bakal dapat pengalaman baru, teman baru, dan bisa belajar banyak hal langsung dari masyarakat,” tuturnya.

Program KKN akan berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Agustus 2025.

Sebelum diberangkatkan, mahasiswa dibekali dengan berbagai materi dan teknis lapangan untuk memastikan mereka siap beradaptasi dan berkontribusi secara positif di lokasi masing-masing. (dik)

Editor : Ali Mustofa
#pengabdian #mahasiswa #potensi desa #kkn #uin sunan kudus