DAWE – Sejumlah anggota TNI bersama tukang bangunan tampak sibuk membangun rumah di RT 5 RW 2 Dukuh Sekandang, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.
Pembangunan yang berpadu dengan semangat gotong royong ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 yang menyasar bedah Rumah Tak Layak Huni (RTLH).
Bangunan rumah berukuran 5×6 meter persegi itu belum rampung sepenuhnya pada Jumat (25/7).
Baca Juga: RS Aisyiyah Kudus Luncurkan Inovasi Layanan Kesehatan Pada Puncak Milad ke-49
Namun, dinding-dinding bata sudah berdiri tegak, dan atap mulai terpasang.
Di sekitarnya, para tukang terlihat mengerjakan pemasangan jendela dan meratakan lantai, dibantu langsung oleh personel TNI dari Kodim 0722/Kudus.
Devi Mardianasari (31), pemilik rumah yang sedang dibedah mengaku sangat senang dan bahagia.
Ia melihat rumahnya yang kini sedang dibangun.
“Rasanya seperti mimpi. Dulu, tiap hujan deras saya tidak bisa tidur karena takut rumah ambruk,” ucap Devi lirih, mengingat kondisi rumah peninggalan mertuanya yang selama ini mereka tinggali.
Selama empat tahun terakhir, Devi, suaminya Ahmad Husein (31), dan dua anaknya hidup di rumah tua yang rapuh dan membahayakan.
Bambu penyangga sudah lapuk, dan dinding tanah liat mulai retak.
Baca Juga: Taj Yasin Ajak Warga Tumbuhkan Semangat Persatuan dan Kedamaian Melalui Sholawat
Dengan penghasilan suaminya sebagai buruh pupuk kandang, tak mungkin bagi mereka memperbaiki rumah itu.
Namun semua berubah berkat program TMMD.
Kini Devi sekeluarga bisa berharap segera menempati rumah baru yang lebih aman dan layak.
Saat didatangi Dandim 0722/Kudus, Letkol Inf Hermawan Setya Budi, Devi tak kuasa menahan air mata haru.
Ia berkali-kali mengucap terima kasih atas bantuan yang sangat berarti bagi keluarganya.
Letkol Hermawan menyampaikan bahwa program bedah rumah ini bukan hanya tentang bangunan fisik, melainkan juga menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat.
“Apa yang kami lakukan, semoga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Letkol Hermawan.
Ia menjelaskan, dalam TMMD Reguler ke-125 di Desa Kandangmas ini terdapat enam rumah yang dibedah.
Empat rumah dibiayai melalui CSR perusahaan, sementara dua lainnya melalui dana Baznas Kudus.
Hingga saat ini, progres pembangunan mencapai 20–30 persen dan ditargetkan rampung sebelum penutupan TMMD pada 21 Agustus 2025.
“Harapannya, saat TMMD selesai, keenam rumah ini sudah layak huni, dan masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya,” katanya. (dik)
Editor : Mahendra Aditya