KUDUS – Progres perbaikan Jembatan Karangsambung di Desa Bae, Kecamatan Bae, Kudus dipastikan hampir selesai.
Proses pengerjaan jembatan sudah terlaksana 95 persen.
Progres tersebut dipantau langsung Bupati Kudus Sam’ani Intakoris pada Kamis (3/7). Dia bersyukur pekerjaan akan rampung tepat waktu.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, secara keseluruhan jembatan sudah terhubung. Lantai jembatan sudah teraspal dan dibangun 100 persen.
”Ini tinggal menyelesaikan bangunan pendukung seperti jalan, saluran air, dan lainnya,” katanya.
Dia berharap jembatan ini bisa beroperasional pada Agustus mendatang.
Masyarakat bisa melintasi jembatan penghubung Kecamatan Bae dan Gebog tersebut. Pengguna jalan tidak lagi memutar.
Menurutnya jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pengguna jalan akan lebih efisien dalam memangkas waktu dan bahan bakar.
Jembatan Karangsambung diharapkan meningkatkan perekonomian warga.
“Terima kasih Bapak Presiden dan Kementerian PU. Ini merupakan anugerah bagi Kabupaten Kudus menjelang kemerdekaan Indonesia dan Ulang Tahun Kabupaten Kudus ke-476,” katanya.
Sementara itu, Site Manager PT Galatama, Yuslam Ashuri mengungkapkan bahwa target penggantian Jembatan Karangsambung selesai sepenuhnya pada pertengahan Juli 2025 ini.
”Estimasi kami pertengahan bulan (Juli) selesai. Kemudian awal Agustus insyaallah bisa berfungsi,” katanya.
Sejauh ini, total waktu yang dibutuhkan untuk proyek penggantian Jembatan Karangsambung Kudus membutuhkan waktu kurang lebih 8 bulan.
Dia menyebut tidak ada kendala pekerjaan, melainkan hanya cuaca saja.
Dari pemberitaan sebelumnya, perbaikan Jembatan Karangsambung ini dianggarkan melalui APBN.
Anggaran pembangunannya sebesar Rp 28,6 miliar dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Jembatan tersebut akan memiliki panjang 80 meter dengan lebar 9,5 meter.
Dengan lebar tersebut, jembatan itu bisa untuk simpangan mobil maupun truk. (Galih Erlambang Wiradinata)
Editor : Ali Mustofa