KUDUS – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP untuk tahun ajaran 2025/2026 resmi memasuki tahap pemilihan sekolah, Senin (23/6).
Meskipun sistem SPMB dilakukan secara daring melalui laman resmi, banyak orang tua tetap memilih datang langsung ke sekolah untuk memastikan proses berjalan lancar.
Fenomena ini terlihat di SMP 4 Bae, Kudus. Sejak pagi, puluhan wali murid tampak mendampingi anak-anak mereka untuk memilih sekolah langsung di lokasi.
Salah satunya adalah Shofa, yang mengantar putranya, Muhammad Amar Muzadi.
“Saya merasa lebih tenang kalau datang langsung ke sekolah. Bisa langsung tanya-tanya dan memastikan prosesnya,” ungkap Shofa.
Dari total 145 calon peserta didik yang memilih sekolah di SMP 4 Bae pada hari pertama, sekitar 80 di antaranya datang langsung ke sekolah.
Sementara sisanya memilih sekolah dari rumah secara online.
“Yang datang langsung justru lebih banyak daripada yang memilih dari rumah. Rata-rata mereka ingin memastikan prosesnya tidak salah,” ujar Kepala SMP 4 Bae, Sulikatin.
Sekolah ini membuka kuota sebanyak 256 siswa untuk kelas VII, dengan rincian jalur domisili 40 persen (102 siswa), jalur prestasi 35 persen (90 siswa), jalur afirmasi 20 persen (51 siswa), dan jalur perpindahan orang tua atau mutasi lima persen (13 siswa).
Hingga hari pertama pendaftaran, sudah tercatat 102 pendaftar dari jalur domisili, 37 dari jalur prestasi, enam dari jalur afirmasi, dan belum ada pendaftar dari jalur mutasi.
“Tahun lalu daya tampung juga 256 siswa, tapi hanya terisi 241. Yang paling banyak tetap dari jalur domisili dan prestasi,” kata Sulikatin.
Pihak sekolah optimistis tahun ini seluruh kuota bisa terpenuhi. Terlebih, animo masyarakat masih tinggi meski sistem pendaftaran telah beralih ke daring.
SPMB tahap pemilihan sekolah ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 23 hingga 27 Juni 2025. (Indah Susanti)
Editor : Mahendra Aditya