Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Melanggar Jam Berjualan, Satpol PP Kudus Tak Segan-segan Angkut Dagangan Pedagang Sayur Pagi di Pelataran Pasar Bitingan

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 22 Mei 2025 | 16:44 WIB

 

BATAS TOLERANSI: Pedagang sayur pagi di Pasar Bitingan Kudus terus ditertibkan Dinas Perdagangan.
BATAS TOLERANSI: Pedagang sayur pagi di Pasar Bitingan Kudus terus ditertibkan Dinas Perdagangan.
KUDUS – Pedagang sayur pagi di Pasar Bitingan Kudus masih terus ditertibkan.

Bila masih ada yang melanggar jam berjualan, Satpol PP Kudus tak segan-segan mengangkut dagangan mereka.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Andi Imam Santosa mengatakan, pedagang sayur pagi sudah diperingatkan.

Juga sudah diberi sosialisasi selama tiga hari ini. Evaluasi yang sudah berjalan. Namun masih ada yang membandel.

”Kalau sampai hari ini (kamis) tidak diindahkan maka kami bersama Satpol PP tak segan-segan mengangkut barang dagangannya. Kami sudah memberitahu batas waktu jualan hingga pukul 06.30,” ujarnya.

Menurut informasi dari petugas, masih ada yang melanggar tapi sedikit. Tidak seperti sebelum-sebelumnya.

Rata-rata pedagang sayur pagi berasal dari luar kota dan mereka pedagang besar yang barang dagangannya diambil bakul-bakul dari pasar lainnya.

”Ini bukan untuk mengusir, tapi menertibkan. Kalau pedagang sayur pagi selesai pukul 06.30, maka pedagang yang ada di atas Pasar Bitingan bisa lega, karena pembeli bakal naik keatas. Ini menindaklanjuti hasil sidak Wabup Kudus Bellinda Birton,” ucap Andi.

Seperti diketahui, Pasar sayur pagi mulai jualan sekitar pukul 24.00 hingga pagi dan saat ini ditertibkan pukul 06.30.

Andi mengaku, sebenarnya hal tersebut sudah ditertibkan berkali-kali, tapi kembali lagi.

Sementara itu, salah satu pedagang pasar sayur pagi di Pasar Bitingan Sudarmi penjual sayur wortel, kol dan lainnya mengatakan, selesai jualan pukul 06.00 terkadang masih menunggu bakul mengambil sayur yang sudah di order.

”Ya memang dari dulu diinstruksikan selesai pukul 06.30 bahkan pernah pukul 06.00 sudah diopyaki untuk selesai," ujarnya.

"Namanya nunggu bakul kan datangnya bisa lebih jam 06.00, padahal sudah saya beri tahu kalau ambil dagangan agak pagian. Sebelum jam kukut, masih saja ada yang ambil lewat pukul 06.00,” ungkapnya. (Indah Susanti)

Editor : Ali Mustofa
#Pedagang sayur #satpol pp #dinas perdagangan #pasar bitingan