Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tampil Anggun dan Modis Berkebaya Biru, Wabup Bellinda Bak Putri Ratu saat Pimpin Apel Hari Kartini di Pendapa Kudus 

Indah Susanti • Selasa, 22 April 2025 | 18:18 WIB

 

KARTINI MODERN: Wakil Bupati Kudus Belinda memimpin apel Hari Kartini di Pendapa Kabupaten Kudus kemarin.
KARTINI MODERN: Wakil Bupati Kudus Belinda memimpin apel Hari Kartini di Pendapa Kabupaten Kudus kemarin.

 

KUDUS – Moment Hari Karini 2025 ini pengalaman kali pertama bagi Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton, ia didapuk memimpin apel Hari Kartini saat upacara di tengah Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, kemarin.

Ia menjadi inspektur upacara dan memimpin barisan yang semuanya perempuan dengan mengenakan kebaya kutu baru dengan atasan jarik dengan beragam motif. Bellina, tampak anggun dan modis.

Mengenakan kebaya kutu baru berbahan broklat warba biru dengan bawahan jarik dan sandal slop dengan warna yang senada dengan kebaya yang dikenakannnya.

Bellinda terlihat cantik, dengan rambut disanggul modern yang mencerminkan karakter anak muda pada dirinya.

Bellinda menekankan bahwa perempuan di Kabupaten Kudus sudah sepatutnya mencontoh perjuangan Raden Ayu (RA) Kartini, yang merupakan pelopor emansipasi wanita.

Di zaman sekarang, bisa dilakukan dengan menjadi wanita mandiri.

Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton yang anggun dengan balutan kebaya berwarna biru, mempin Apel Peringatan Hari Kartini di hadapan ratusan perempuan dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), Dharma Wanita, dan organisasi wanita.

“Bisa kita lihat sekarang, semakin banyak perempuan tergerak mau mandiri. Bisa kita lihat juga buruh rokok, jadi menurut saya apa yang dilakukan RA Kartini dulu bisa membawa dampak,” katanya.

Menurutnya, perempuan juga harus bisa berpijak di atas kaki sendiri, dalam artian tidak menggantungkan kehidupannya pada orang lain.

Oleh sebab itu, perempuan Kudus harus menjadi pejuang, baik itu melalui pendidikan maupun karya.

“Saya belum lama ini rapat dengan pihak ketiga untuk menjalin kerja sama, untuk memberikan pelatihan kepada perempuan yang bisa menghasilkan sesuatu, seperti tata boga dan menganyam, dengan harapan perempuan di Kudus bisa mandiri,” tambahnya.

Wakil Bupati Bellinda juga memberikan penghargaan kepada tiga perempuan di Kudus, yakni dr. Andini Aridewi dan Sri Wahyuni sebagai Gender Champion, dan Farikha Sukrotun Nikmah sebagai Suara dan Aksi Perempuan Pelopor. (san)

Editor : Ali Mustofa
#pendapa #modis #Bellinda #hari kartini #Kudus #kenakan kebaya