Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tergerus Derasnya Aliran Sungai, Jembatan di Kandangmas Kudus Ambrol, Akses Warga Terputus

Andika Trisna Saputra • Rabu, 26 Maret 2025 | 18:21 WIB

 

AMBROL: Jembatan Dukuh Masin - Dukuh Sudo ambrol akibat derasnya arus air sungai dan hujan lebat mengguyur, kemarin.
AMBROL: Jembatan Dukuh Masin - Dukuh Sudo ambrol akibat derasnya arus air sungai dan hujan lebat mengguyur, kemarin.

KUDUS – Jembatan yang menghubungkan Dukuh Masin dan Dukuh Sudo di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus roboh pada Selasa (25/3) dini hari akibat derasnya arus air sungai dan hujan lebat mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Desa Kandangmas, Shofwan, menyampaikan bahwa jembatan ambrol diperkirakan terjadi karena terkikisnya pondasi oleh aliran anak Sungai Gajah yang cukup deras.

"Kami baru menerima laporan sekitar pukul 05.30 WIB dari warga. Hujan turun sejak Senin siang hingga menjelang Maghrib, lalu kembali turun deras mulai pukul 20.00 hingga subuh," ungkapnya.

Jembatan tersebut memiliki panjang lima meter dan lebar empat meter, dengan tinggi sekitar lima meter dari permukaan sungai.

Infrastruktur ini merupakan akses penting bagi warga, terutama petani. Sebab, jembatan tersebut sering dilalui untuk aktivitas pertanian.

Bahkan, truk pengangkut hasil panen biasanya juga melintas di jembatan tersebut.

Menurut Shofwan, jembatan itu sebelumnya berada di bawah kewenangan kabupaten.

Pada 2016, jalan yang melaluinya sempat mendapat bantuan pengaspalan dari PUPR. Kemudian, pada 2023, pengelolaannya diserahkan ke pemerintah desa.

Rencananya, pada Juli 2025, jalan tersebut akan dibetonisasi melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Namun, insiden ini membuat rencana tersebut harus dievaluasi kembali.

"Saat ini, kami masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah kabupaten. Sesuai arahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), kami sudah mengajukan surat laporan terkait kerusakan jembatan ini ke pemkab dan dinas terkait," ujar Shofwan.

Selain itu, warga setempat bersama perangkat desa juga telah melakukan kerja bakti membersihkan gorong-gorong yang tersumbat akibat banyaknya sampah yang terbawa arus.

"Saya bersama kepala dusun, ketua RT, dan warga gotong royong membersihkan area sekitar," tambahnya.

Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar akses penghubung antar-dukuh ini bisa kembali normal. Saat ini, warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh untuk beraktivitas sehari-hari. (dik)

Editor : Ali Mustofa
#hujan lebat #jembatan ambrol #pertanian #jembatan #Kudus