KUDUS – Bayi yang ditemukan dalam kardus di Situs Sumur Gentong, Desa Loram Wetan tengah diminiati masyarakat untuk diadopsi. Namun dalam proses adopsi bayi tersebut membutuhkan waktu tiga bulan.
Plt Kepala Dinsos P3AP2KB Kudus, Satria Agus Himawan menyatakan, saat ini bayi tersebut tengah berada di Rumah Pelayanan Sosial Anak Balita Wiloso Tomo, Salatiga. Kondisi bayi laki-laki itu tengah dirawat di sana.
”Kondisi bayi tersebut sekarang dalam keadaan sehat, kami serahkan ke panti pada Jumat 21 Maret lalu,” katanya.
Satria menambahkan, proses adopsi anak tersebut harus menjalani rangkaian yang cukup panjang.
Pihak panti akan menunggu terlebih dahulu menunggu kabar dari keluarga bayi tersebut.
Jangka waktu penantian dari keluarga tersebut selama tiga bulan.
Namun selama jangka waktu yang ditentukan tersebut belum kunjung ada kabar, maka anak itu akan diumumkan ke media.
”Setelah diumumkan belum ada lagi, baru diproses adopsi. Saat sudah banyak permintaan yang ingin mengadopsi anak itu,” katanya.
Sebelum dirujuk ke pantai, bayi tersebut mendapatkan perawatan intensif terlebih dahulu di RS Mardi Rahayu. Bayi laki-laki itu mendapatkan imunasi dan perawatan.
Satria menambahkan apabila ada masyarakat yang hendak mengadopsi anak tersebut bisa langsung menemui pihak panti di Salatiga.
”Sampai dengan ini belum ada kabar dari pihak keluarga sang bayi itu,” jelasnya.
Baca Juga: CATAT Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kudus per 23 Maret 2025: Lengkap dengan Jadwal Salat
Sebelumnya, warga Desa Loram Wetan digegerkan adanya penemuan bayi di Situs Sumur Gentong pada Minggu (16/3) lalu.
Bayi tersebut kemudiaan dibawa ke RS Mardi Rahayu untuk mendapatkan perawatan.
Selain mengupayakan pemulihan kesehatan bayi, pihak RS Mardi Rahayu juga membebaskan biaya rawat inap bayi tersebut. (gal)
Editor : Noor Syafaatul Udhma