Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Diapreasi Dinas, Permintaan Susu Etawa di Jekulo Kudus Terus Meningkat

Andika Trisna Saputra • Kamis, 20 Maret 2025 | 19:20 WIB

 

BERI PAKAN: Pengurus peternakan memberi pakan untuk kambing perahnya, kemarin.
BERI PAKAN: Pengurus peternakan memberi pakan untuk kambing perahnya, kemarin.

KUDUS – Sebuah peternakan kambing perah di Dukuh Sumurbandung, Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kudus terus berkembang sebagai produsen susu kambing berkualitas.

Dengan 100 ekor kambing, terdiri dari 70 indukan dan 30 ekor dara (kambing remaja) serta cempe (usia kurang dari tiga bulan).

Peternakan ini mampu menghasilkan hingga 25 liter susu per hari. Sebelumnya kurang dari 25 liter. Namun stok selalu habis dibeli pelanggan.

Panji Nugroho, penanggung jawab peternakan, menjelaskan bahwa setiap ekor kambing mampu memproduksi 1,5 hingga 2 liter susu per hari dalam tiga hingga empat bulan pertama laktasi.

”Kami memerah dua kali sehari dengan selang waktu 12 jam. Produksi terbaik biasanya pada laktasi kedua dan ketiga,” ujarnya, Selasa (18/3).

Jenis kambing yang dibudidayakan di antaranya Sapera (Saanen Peranakan Etawa), Anglo Nubian, dan Nigerian Dwarf.

Kesehatan ternak menjadi prioritas utama, terutama dalam pencegahan mastitis yang dapat mengganggu produksi susu.

“Kalau ada gejala mastitis, seperti susu mengental, langsung kami karantina. Tes kami lakukan minimal seminggu sekali,” tambah Panji.

Untuk menjaga kualitas susu, peternakan ini mengandalkan pakan berkualitas seperti silase daun ketela, tebon jagung, kulit kacang, dan konsentrat khusus kambing perah.

“Kami tidak menggunakan obat-obatan tambahan, sehingga lebih aman bagi ternak,” jelasnya.

Peternakan yang berdiri sejak 2016 ini memulai produksi susu pada 2017.

Hingga kini, pemasaran masih dilakukan secara door-to-door serta melalui reseller, bahkan telah menyuplai susu ke perusahaan susu bubuk.

Ke depan, mereka berencana mengembangkan pengolahan sendiri untuk menghasilkan produk seperti keju.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kudus, Arin Nikmah, mengapresiasi perkembangan peternakan ini.

”Performanya cukup stabil dari tahun ke tahun. Kami ingin mendorong produk susu kambing ini agar lebih dikenal masyarakat, karena manfaatnya banyak, termasuk sebagai bahan kefir, yogurt, dan keju,” katanya.

Arin juga menambahkan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) agar para peternak bisa bertukar informasi dan berkembang bersama.

“Harapannya, peternakan di Kudus bisa terus maju, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan lebih banyak orang,” pungkasnya. (dik)

Editor : Ali Mustofa
#peternakan #Kudus #dispertan #Kambing Perah