Gawat! Rupiah Tertekan ke Level Rp17.500, Ancaman Melemah Masih Berlanjut

RADAR KUDUS – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Pada perdagangan Selasa (12/5), mata uang Garuda tercatat sempat menyentuh level Rp17.500 per dolar AS.
Dan diperkirakan masih berpotensi melemah lebih lanjut hingga kisaran Rp17.550 dalam beberapa hari ke depan.
Pengamat ekonomi dan pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menyebut bahwa pelemahan rupiah kali ini tidak hanya dipicu oleh satu faktor.
Melainkan gabungan antara tekanan eksternal dan kondisi domestik yang membuat investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang lebih aman seperti dolar AS.
Dari sisi global, Ibrahim menjelaskan bahwa meningkatnya kembali ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi salah satu pemicu utama.
Situasi tersebut dipicu oleh kabar penolakan Amerika Serikat terhadap usulan perdamaian Iran yang sebelumnya dimediasi oleh Pakistan dan Qatar.
“Kita melihat kembali adanya eskalasi di Timur Tengah setelah Amerika Serikat menolak proposal dari Iran yang difasilitasi oleh Pakistan dan Qatar,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (12/5).
Ia menambahkan, kondisi tersebut memperburuk ketidakpastian di kawasan strategis seperti Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia.
Menurutnya, meski sempat ada anggapan konflik mulai mereda, kenyataan di lapangan justru menunjukkan sebaliknya.



