KUDUS - Menjelang mudik lebaran ruas jalan Lingkar Timur, Desa Mejobo, Kudus mulai ditambal. Penambalan tersebut dilakukan sepanjang 10 kilometer.
Dari pantauan di lapangan, kurang lebih ada lima pekerja yang menambal jalan dengan aspal goreng. Di lokasi juga diterjunkan, satu mesin penggilas kecil di lokasi penambalan.
Jalan yang berlubang tersebut keruasakannya bervariasi. Lebar lubang jalan ada 30 sentimeter hingga dua meter.
Korlap PPK 32 Jawa Tengah, Harjanto mengatakan, telah mematakan kerusakan jalan di ruas Jalan Pantura.
Di Kudus titik kerusakan terparah berada di Jalan Lingkar Timur. Kerusakan terjadi pada sisi barat dan timur jalan.
”Kerusakan yang perlu ditangani untuk ruas Jalan Lingkar Timur 10 kilometer, kami targetkan selesai H-10 sebelum lebaran,” katanya.
Sementara terkait progress perbaikan jalan berlubang tersebut, pihaknya telah menangani sepanjang tujuh kilometer. Sementara sisanya tiga kilometer masih dalam proses perbaikan.
Baca Juga: Disdikpora Kudus Angkat Bicara soal Membudayanya Katrol Nilai Rapor Sekolah, Begini Katanya
”Di Kudus kami terjunkan 12 orang menyisir Jalan Lingkar Timur. Pekerjaan ke depan ini juga masuk kontrak peninggian rijit jalan,”ungkapnya.
Harjanto menambahkan, dalam perbaikan ruas jalan pihaknya menangani dari titik Tanggulangin sampai dengan per Batasan Jateng hingga ke Tuban.
Untuk menuntaskan target pekerjaan tersebut, pihaknya menerjunkan 70 orang pekerja. Terkait titik kerusakan jalan yang terparah berada di Jalan Lingkar Pati.
Sementara itu, KBO Satlantas Polres Kudus, Iptu Noor Alifi menyatakan, perbaikan jalan ini adalah komunikasi dari pemerintah daerah, Jateng, dan nasional.
Penambalan jalan ini tentunya akan bermanfaat bagi pengguna kendaraan. Mereka bisa melintasi jalur utama tersebut dengan kondisi jalan yang baik.
”Di Lingkar Mejobo ini ada enam titik yang terparah. Salah satunya berada di depan Polsek Mejobo,” katanya. (gal)
Editor : Noor Syafaatul Udhma