Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hanya Dibuka Sepekan, Ini Jadwal Pendaftaran Lapak Dandangan di Kudus dan Biaya Restribusianya

Indah Susanti • Jumat, 17 Januari 2025 | 16:02 WIB

 

NGALAP BERKAH: Pedagang ikut memeriahkan tradisi dandangan tahun lalu. Tahun ini akan dilaksanakan tambahan gelar budaya.
NGALAP BERKAH: Pedagang ikut memeriahkan tradisi dandangan tahun lalu. Tahun ini akan dilaksanakan tambahan gelar budaya.
 

 

KUDUS – Dinas Perdagangan Kudus mulai membuka pendaftaran lapak Dandangan di aula kantor setempat.

Masyarakat Kudus yang memiliki usaha diprioritaskan dan segera untuk mendaftar, karena hanya dibuka dalam waktu satu pekan.

Kabid Pedagang Kaki Lima (PKL) Imam Prayetno mengatakan, awal dibuka kemarin (16/1) 2025 dan hari pertama sudah ada 50 lebih pendaftar.

Untuk saat ini yang sudah mendaftar rata-rata mereka yang berjualan di car free day (CFD), kemudian Balai Jagong dan lokasi lainnya yang ada di Kudus, untuk lapak dandangan khusus untuk masyarakat Kudus akan ditempatkan lokasi dari Jembatan Kali Gelis ke barat.

”Rencana dandangan digelar 19-28 Februari 2025, dengan target menghadirkan 450 lapak pedagang. Kami mengutamakan pelaku UMKM lokal agar dapat mempromosikan produk unggulan mereka di ajang Dandangan tahun ini,” kata Imam.

Lokasi dandangan mulai dari Jalan Sunan Kudus hingga perempatan Jember. Untuk mendukung kelancaran acara, pemerintah menggandeng pihak ketiga guna memastikan ketersediaan listrik dan penerangan.

”Kami fasilitasi listrik semua, pengalaman tahun sebelumnya ada yang tak menggunakan listrik, yalur pada akhirnya trouble,” ungkapnya.

Imam menjelaskan, pembayaran lapak sesuai dengan ketetapan pendaptan kekayaan daerah (PKD) dan retribusi sampah, hingga total per lapak dikenakan biaya sebesar Rp 204 ribu dengan ukuran lapak 3x3 meter.

Untuk lapak dandangan total 450 lapak, lanjut Imam, sebanyak 173 lapak akan ditempatkan di area Kali Gelis ke barat, sementara 277 lapak lainnya berada di Jembatan ke timur hingga pertigaan alun-alun.

Imam juga menambahkan bahwa pemerintah telah menyusun strategi agar Dandangan tidak hanya menjadi acara budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Persiapan yang matang dan kolaborasi dari berbagai pihak, dandangan 2025 diharapkan mampu menjadi momentum pelestarian budaya sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat Kabupaten Kudus. (san/him)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#pemkab kudus #dandangan kudus #Kudus