Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kerren Abis, MAN 2 Kudus Raih 9 Medali Nasional dan Internasional di Penghujung Tahun 2024

Ali Mustofa • Senin, 23 Desember 2024 | 02:00 WIB
FULL PRESTASI: MAN 2 Kudus menunjukkan piagam penghargaan dari ajang perlombaan bidang riset.
FULL PRESTASI: MAN 2 Kudus menunjukkan piagam penghargaan dari ajang perlombaan bidang riset.

KUDUS - Prestasi MAN 2 Kudus sudah tidak diragukan lagi dalam bidang riset.

Baru-baru ini Sembilan tim berhasil memboyong medali dari ajang lomba karya tulis ilmiah yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerjasama dengan Faculty of Science and Data Analytics (FSAD) Institut Teknologi Sepuluh November.

Total medali yang diperoleh adalah 5 medali tingkat internasional dan 4 medali tingkat nasional.

5 medali Internasional terdiri dari 3 gold medal dan 2 silver pada kompetisi Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO).

Sedangkan yang tingkat nasional terdiri dari 2 gold medal dan 2 silver medal pada ajang National Applied Science Project Olympiad (NASPO) 2024.

Subhanallah, walhamdulillah. Sambut kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak sesaat mendengar informasi prestasi tersebut.

"Jangan malu berprestasi, tetapi takutlah kalau tidak mampu mensyukuri dan jauh dari rendah hati. Sungguh luar biasa, di akhir tahun 2024 Madrasah kita dibanjiri rahmat Allah dengan prestasi 9 medali bergengsi," ujar Ali Musyafak.

"5 medali tingkat internasional ( 3 gold medal + 2 silver medal) dan 4 medali tingkat nasional ( 2 good medal + 2 silver medal)," lanjutnya.

Ini adalah berkah, lanjut Syafak yang baru saja melakukan silaturahmi dengan seluruh warga MAN 2 Kudus dalam acara pembagian hasil belajar siswa semester gasal 2024/2025.

Disamping semangat penuh yang luar biasa dari para siswa, bimbingan tulus dari bapak-ibu guru pembimbing, prestasi ini tidak luput juga berkat dukungan dari seluruh steakholder MAN 2 Kudus dalam mewujudkan MAN 2 Kudus sebagai madrasah Maju, Bermutu, Mendunia, terutama perhatian dari komite dan wali murid.

Untuk itu Syafak tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berperan di dalamnya.

Photo
Photo

"Semoga prestasi ini menjadi jariyah kita dalam rangka mewujudka madrasah aman, nyaman, menyenangkan," pungkasnya.

Ema Nur Hidayah, salah satu guru pembimbing riset MAN 2 Kudus menuturkan, kemauan dan keinginan anak sekarang semakin meningkat.

Tak hanya ajang nasional, diajang internasional pun, hampir seluruh anak riset memiliki semangat tinggi.

Dari modal itulah, kami selaku pembimbing lebih mudah mengarahkan dan melakukan kolaborasi dengan mereka para pecinta prestasi.

Pada lomba kali ini, siswa bimbingan Ema memperolehan Gold Medal tingkat internasional pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2024.

Mereka mengusung judul "Bioconservation of Textile Industry Liquid Waste and Household Organic Waste into Electrical Energy using Microbial Fuel Cell (MFC)".

Tim terdiri dari Raihanna Jihan Aulia (XII-6), Salma Putri Tania (XII-6), Naila Fathma Firmana (XII-6), Syakirana Fitri Amalia (XII-6). Melenggang ke ajang final dan sukses dengan meraih gold medal.

Seperti yang diberitakan, bahwa kali ini MAN 2 Kudus memboyong 9 medali.

Disamping gold medali di atas, 8 medali lainnya adalah Gold Medal internasional dengan judul "Analysic of The Penetration of Bulletproof Vests Made from Composite CNT Kapuk Fruit's (Ceiba) dibawah pembimbing Anisa Sholihah.

Gold Medal nasional dengan judul riset "Karakteristik Edible Film Fungsional Madu Mongso dari Pati Modifikasi Buah Parijoto," dibawah pembimbing Risti Ainur Rahma.

Gold medal internasional berikutnya dibawah pembimbing Mutiara Hapsari, dengan judul riset "Photocatalytic Decolorization of Naphthol from Textile Industry Liquid Waste with Synthesized ZnO-Zeolite Catalyst".

Adapun gold medal yang kelima adalah medali tingkat nasional dibawah pembimbing Lina Kurniawati, dengan judul riset "FoamiC" (Pemanfaatan Minyak Jelantah dan Cangkang Bekicot (achatina fulica) dengan Metode Transesterifikasi sebagai Agen Antifoam dalam Meminimalisir Limbah Buih di Perairan).

Disamping 5 gold medal juga diperoleh 4 silver medal baik tingkat internasional maupun internasional.

Dengan diraihnya 9 medali di akhir tahun ini, MAN 2 Kudus telah meraih ratusan medali selama tahun 2024 ini.

Yang terdiri dari 46 medali tingkat Kabupaten, 7 medali tingkat provinsi, 77 medali tingkat Nasional, dan 34 medali tingkat internasional.

Dengan jumlah ratusan medali yang telah diraih semakin menunjukkan bahwa MAN 2 Kudus benar-benar telah menjadi madrasah yang maju, bermutu, mendunia, dan barokah, humanis, serta rendah hati. (*)

Editor : Ali Mustofa
#Ali Musyafak #internasional #madrasah #riset #MAN 2 Kudus #medali #karya ilmiah #prestasi