KUDUS - M Azhar Latif dan Hafiz Ulumuddin Karim adalah guru dan siswa MAN 2 Kudus yang berkesempatan mengikuti "Intensive Educational Short Course in China for Madrasah Student" yang akan berlangsung 18 - 28 Desember 2024 mendatang.
Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak merasa bersyukur dan bahagia, pasalnya salah satu guru dan siswanya terpilih untuk mengikuti program bergengsi dan perdana yang diinisiasi direktur Kurikulum, Sarjana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah.
"Siswa MAN 2 Kudus nantinya akan bergabung dengan 28 siswa Madrasah berprestasi Indonesia lainnya, dan akan mengikuti kegiatan short course ke Cina," ujarnya.
"Ini sebuah penghargaan yang luar biasa untuk MAN 2 yang baru saja menerima penghargaan tertinggi dari KPK di ajang Anti Coruption Academic (ACA) beberapa waktu lalu," lanjutnya
Syafak berharap kegiatan ini dapat memacu semangat dan ghirah seluruh civitas akademika MAN 2 Kudus dalam rangka meningkatkan pelayanan ke para pecinta Madrasah, khususnya MAN 2 Kudus dalam mewujudkan Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia.
Kepada guru dan siswanya syafak minta untuk selalu menjaga kesehatan, menjadikan setiap langkahnya pengalaman dan ilmu, sehingga pulang membawa berkah dan manfaat bagi Madrasah tercinta.
Semangat berjuang mencari ilmu Allah. Pungkasnya.
M. Azhar Latif, yang mendapat kesempatan emas untuk menjadi guru pendamping 28 siswa peserta short course tahap kedua merasa terharu, karena dirinya telah terpilih dari sekian banyak guru lainnya.
"Terharu, tak menyangka, semoga saya dapat menjalankan tugas amanat ini dengan sebaik mungkin sebagai pelayan anak berprestasi Madrasah se Indonesia," ungkapnya.
Azhar tak lupa berterima kasih kepada KSKK yang telah memberikan amanah besar ini, semoga bersama anak-anak hebat mampu melakukan perubahan Madrasah Indonesia.
Short Course in China merupakan kegiatan terobosan yang dilakukan Kementerian Agama untuk memotivasi dan mengapresiasi siswa madrasah yang telah mengukir prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Mereka diberi kesempatan untuk mengikuti “Intensive Educational Short Course in China for Madrasah Students” dengan tujuan memperluas wawasan para siswa tentang pendidikan, budaya, teknologi dan sistem informasi yang terbagi menjadi dua Angkatan.
Gelombang pertama diikuti 27 siswa, dengan studi singkat dari 8 – 18 Desember 2024 di Beihang University. Gelombang kedua, giat studi akan berpusat di Guizhou Vocational and Technical College of Water Resources and Hydropower dari 18 – 28 Desember 2024.
Dipilihnya China sebagai destinasi studi singkat siswa madrasah karena negara ini paling berpengaruh di dunia saat ini.
Selain maju dalam ilmu pengetahuan, pendidikan, budaya, dan peradaban banyak hal-hal positif yang bisa dipelajari dari negeri tirai bambu ini, salah satunya adalah kualitas dan karakter sumber daya manusianya.
Semangat berjuang mencari ilmu sampai ke negeri China wahai anak hebat ku, semoga setiap langkahmu menjadi ibadah, dan Madrasah akan semakin bersinar di kancah internasional. (*)
Editor : Ali Mustofa