Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Astagfirullah...Baru Selesai Dibangun, Dua Titik Jalan di Kudus Ambles, Kok Bisa?

Galih Erlambang Wiradinata • Senin, 9 Desember 2024 | 17:15 WIB

 

 

EVALUASI: Komisi C DPRD Kudus meninjau jalan ambles di KH Turaichan Adjhuri.   
EVALUASI: Komisi C DPRD Kudus meninjau jalan ambles di KH Turaichan Adjhuri.  
KUDUS - Jalan KH Turaichan Adjhuri ambles usai dibangun drainase. Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus turun gunung menyidak jalan tersebut usai memperoleh laporan dari masyarakat. 

Dari pantauan di lapangan jalan yang ambles tersebut ditutup oleh papan peringatan. Sementara aspal jalan yang ambles itu diurug dengan tanah.

Sementara itu rombongan Komisi C DPRD Kudus melihat lapisan aspal yang sudah dikeruk dan memperlihatkan Lapis Pondasi Agregat (LPA) jalan. Total ada 2 titik lokasi yang mengalami ambles dan sudah mulai diperbaiki oleh pekerja.

 Baca Juga: Persentase Suara Luthfi-Yasin di Kudus hingga 71 Persen, Relawan Syukuran dengan Yasinan dan Doa Bersama

Ketua Komisi C, Zaenal Arifin menjelaskan, kegiatan pembangunan drainase yang paling atas dilapisi Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Pekerjaan ini merupakan proyek tahun anggaran 2024.

Dari penjelasan pekerja yang berada di lokasi, Komisi C menilai bahwa sebelum drainase ditutup menggunakan AC-WC di bagian paling atas, saluran tidak dipasang lantai kerja. Atau lapisan awal. 

Zaenal menduga, penurunan level jalan terjadi karena kondisi pekerjaan di bawah saluran.

 Baca Juga: Dramatis! Persipa Pati Taklukkan Persiku Kudus Berkat Gol di Menit-Menit Akhir, Ini Skornya

"Kemungkinan ada kelonggaran dan membuat air bisa turun ke tanah asli. Jadi saluran antar segmen saling menyambung dan di bawah debit airnya banyak, akan terjadi penurunan kondisi muka yang ada di bawah saluran,” imbuhnya. 

Atas kondisi pekerjaan yang menyebabkan jalan ambles itu, Komisi C berencana mengundang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Nantinya dinas terkait diminta untuk memastikan pekerjaan selesai dengan maksimal.

 Baca Juga: BPKAD Kudus Tanggapi di Tengah Ramainya Soal Kenaikan Gaji dan Tunjangan Guru yang Diumumkan Presiden Prabowo

"Ini menjadi perhatian kami, saya harapkan sehingga sebelum pekerjaan diserahterimakan dari rekanan ke dinas terkait, semuanya dalam kondisi baik," katanya. 

Sementara itu, Sekretaris Komisi C DPRD Kudus, Rochim Sutopo menyayangkan pekerjaan yang diduga tak maksimal tersebut.

Dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil Dinas PUPR Kudus untuk meminta keterangan terkait pekerjaan tersebut.

Rochim juga menyebut, selama ini komunikasi antara dinas dan DPRD Kudus kurang terjalin harmonis. Oleh karena itu, hal itu menjadi evaluasi dan akan diperbaiki di periode ini.

 Baca Juga: Jembatan Apung Penghubung Kudus-Demak di Kaliwungu Diputus, Warga Mengeluh dan Terpaksa Memutar Rute

”Seharusnya ini kan APBD murni, jadi pekerjaan harusnya bisa dilaksanakan di awal tahun. Ini malah dilaksanakan di akhir tahun anggaran,” katanya.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Dinas PUPR Kudus, Arief Budi Siswanto tak merespon terkait faktor apa yang mempengaruhi jalan ambles tersebut.

Diketahui, pekerjaan drainase di Jalan KH Turaichan Adjhuri pekerjaannya bersumber dari APBD 2024 dengan anggaran Rp 5,2 miliar. Pekerjaan tersebut dimulai pada 11 September dan akhir pekerjaan 9 Desember 2024. (gal/him)

 

 

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#jalan ambles diperbaiki #pemkab kudus #jalan ambles #jalan ambles akibat hujan deras #Kudus