Ratusan relawan menamakan diri Santrine Guse itu tasyakuran dengan membaca surat Yasin dan doa yang dipimpin KH Idror Maimoen.
Ratusan relawan di Kudus itu bersyukur kepada Allah swt atas kemenangan pasangan Luthfi-Gus Yasin dalam duel politik melawan Andhika-Hendi.
Sesuai hasil resmi KPU Jateng paslon Luthfi-Yasin membukukan 11.390.191 suara. Sedangkan paslon 02 Andhika-Hendi meraih 7.830.084 suara.
Suara paslon Luthfi-Yasin di Kudus terbilang tinggi. Yakni hingga 71 persen dari total suara. Perolehan suara di Kudus termasuk tertinggi ke dua se-Jateng setelah Jepara.
Gus Yasin menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Khususnya kepada komunitas Santri Gayeng yang telah berjuang bersama. Ini semua untuk mendukung kemaslahatan umat.
“Harapannya ke depan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Jawa Tengah terus meningkat. Semoga Allah melimpahkan kebaikan kepada kita semua. Hidmah kemenangan ini adalah bentuk pengabdian kami sebagai santri yang siap mendampingi perjuangan umat,” ungkap Gus Yasin.
Acara tasyakuran ini juga dihadiri oleh Gus Idror, Letjen TNI (Purn) Am Putranto, serta tokoh penting lainnya seperti Arif Mustain dari Tim Relawan Peci Ireng. Hingga tokoh lokal seperti Didik HS, Ketua Bolone Mase Kudus.
”Sekecil apa pun kontribusi yang telah diberikan, kami sangat berterima kasih atas peran dan sumbangsih yang telah ditunjukkan,” kata tim pemenangan Luthfi-Yasin juga tokoh muda Kudus Dasa Susila saat mengapresiasi totalitas para relawan.
Dasa meminta semua pihak untuk menunggu proses lebih lanjut, termasuk jika ada potensi gugatan. Bila taka da kendala, kata Dasa, pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Jateng dijadwalkan pada 7 Februari 2025.
Tasyakuran ini juga menjadi ajang silaturahmi sejumlah elemen relawan. Yakni Peci Ireng, Himpunan Mutakhorijin Al Anwar (HIMA), Santri Gayeng, Bolone Mase hingga sejumlah Jamaah Yasin Rodotul Muqoribin Yasfaroha, Nurul Iman.
Ketua Santri Gayeng juga Hima Kudus Kiai Hisyam menambahkan acara berlangsung penuh hikmah ini menjadi simbol kemenangan bersama.
Ini didedikasikan untuk kemajuan masyarakat Jawa Tengah. Menurutnya setelah pilkada tak ada lagi persaingan, semua harus bersama membangun Jawa Tengah.
“Kami bertekad terus mendampingi masyarakat melalui langkah-langkah yang membawa keberkahan dan kesejahteraan. Niat kami adalah terus melayani umat dengan sepenuh hati. Santri siap ndherek dan mengabdi,” tutup Hisyam. (gal/him)
Editor : Noor Syafaatul Udhma