KUDUS - Calon bupati dan wakil bupati nomor urut 02 Hartopo-Wahib akan melakasanakan kampanye akbar yang direncanakan Minggu (17/11).
Di tengah jalannya perhelatan itu, Paslon 02 tersebut diterpa kabar hoaks tentang kedatangan bintang tamu Gilga Sahid pada agenda kampanye akbar.
Menurut Cabup 02 Hartopo pihaknya tidak merasa mengundang Gilga Sahid pada kampanye akbar tersebut. Namun banner atau pamflet digital telah tersebar luas di sosial media.
Hartopo mengatakan, kampanye terbuka sudah terjadwalkan dari timnya. Agenda kampanye terbuka akan diisi dengan salawatan bersama dengan masyarakat.
”Kami akan isi dengan salawatan, masyarakat adem ayem, kondusif agar tidak terjadi permusuhan,” katanya.
Terkait undangan artis-artis yang beredar tersebut, salah satunya Gilga Sahid dipastikan tidak benar.
Hal tersebut ditegaskan oleh Hartopo di tengah isu tersebarnya fleyer yang di sosial media.
Untuk artis atau bintag tamu yang akan hadir dalam kampanye akbar tersebut, kata Hartopo pihaknya masih merahasiakan.
”Semua pasti akan diundang di sana (Kampanye akbar). Dipastikan semua bisa mencoblos 02,” ungkapnya.
Sementara itu, calon wakil bupati 02, Mawahib mengaku belakangan ini ia bersama Hartopo sering diterpa kabar hoaks menjelang Pilkada serentak.
Dicontohkan Wahib, Hartopo diisukan dirawat di rumah sakit RSUP dr. Kariadi. Mantan bupati Kudus tersebut, dikabarkan terkena serangan jantung dan mendapatkan perawatan intensif.
”Yang kedua saya dengan beliau baik-baik saja (Hubungan). Siang malam selalu koordinasi, pecah kongsi tidak ada,” katanya.
Menanggapi isu negatif tersebut, Mawahib menganggap santai serta memaklumi hal tersebut sering terjadi di kontestasi Pilkada.
Wahib menambakan, saat diamani menjadi pimpinan daerah nanti, pihaknya telah memikirkan matang visi dan misi yang disusun.
Dalam penyampain dokumen visi dan misi yang disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus dilandasi dengan nominal yang jelas.
”Tidak ada nominal yang ceta bisa menjadi tanda tanya besar sewaktu-waktu. Karena politik anggaran seperti itu. Kami serius merealisasikan program unggulan kami,” katanya.
Terkait kampanye akbar, kata Mawahib akan menampung dan memberikan hiburan para pendukungnya.
Ia akan menyajikan istigosah, salawatan, hingga budaya. Hal itu disesuaikan dengan sekmen masyarakat Kudus yang latar belakangnya bermacam-macam. (gal)
Editor : Noor Syafaatul Udhma