KUDUS - Serangkaian peringatan Hari Jadi ke-475 Kabupaten Kudus masih berlangsung tadi malam.
Masyarakat Kudus tadi malam merayakan rasa syukur dengan menggelar Kenduran massal di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (22/9) atau tadi malam.
Pejabat (Pj) Bupati Kudus M Hasan Chabibie, beserta jajaran Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan dan desa hingga masyarakat umum kompak mengenakan atasan putih sarung batik.
Mereka juga tidak lupa membawa tumpeng. Berisikan nasi kuning beserta isi-isian menunya.
Dihiasi beraneka ragam model. Juga ada tulisan Hari Jadi ke-475 Kabupaten Kudus.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada pukul 20.00 tadi malam, mereka mulai memadati depan kantor bupati. Mengikuti serangkaian acara.
Pejabat (Pj) Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie mengatakan kenduren itu merupakan simbol rasa syukur atas segala rahmat yang diberikan Allah SWT kepada Kabupaten Kudus ini yang diungkapkan dalam sebuah tumpeng.
"Semoga tumpeng yang dimakan nanti dapat menjadi berkah untuk kita semua dan Kabupaten Kudus," ucapnya saat pembukaan Kenduren massal di depan pendapa Kabupaten Kudus.
Hasan Chabibie juga mengatakan, dalam kenduren ini bukan kenyang yang dicari, namun rasa syukur dan kebersamaan yang diutamakan.
Di kesempatan yang sama, salah satu warga pembawa tumpeng sekaligus Kadus Desa Gamong, Kaliwungu, Kudus, Akbar, mengatakan setiap tahunnya juga ikut dalam acara Kenduren massal ini.
Kali ini dirinya beserta rombongan datang ke Kenduren Massal membawa dua tumpeng yang telah disiapkan mulai sore hari kemarin.
"Satu tumpeng kami makan rame-rame. Satu tumpengnya lagi kami serahkan panitia buat dibagikan nantinya," ujarnya kepada Radar Kudus.
Sementara setelah diselenggarakan Kenduren massal ini, ia berharap Kota Kudus kedepannya semakin maju dan lebih berkembang lagi.
"Dan nantinya setelah pemilihan Bupati baru nanti Kota Kudus mendapat pemimpin yang amanah dan mampu membuat Kota Kudus menjadi lebih maju," pungkasnya. (ded/zen)
Editor : Ali Mustofa