KUDUS - SMPN 1 Jati, Kudus, memiliki segudang program unggulan untuk mencetak pelajar berkarakter.
Program unggulan yang dicanangkan ini, di antaranya Program Makanan dan Minuman Sehat (Maminse), Program Cinta Lingkungan (Cinling), Program Jumat Literasi (Jumlit), dan Program Jumat Sehat (Mathat).
Kepala SMPN 1 Jati Kudus Sumaryatun mengatakan, SMPN 1 Jati juga membuat beberapa inovasi sebagai pembentukan karakter siswa. Selain itu, juga mengedepankan kesehatan siswa.
Dibuktikan dengan program yang sudah dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
Seperti, inovasi yang diterapkan di SMPN 1 Jati berupa Program Makanan dan Minuman Sehat (Maminse).
SMP 1 Jati terpilih sebagai sekolah aman pangan jajan anak sekolah (PJAS) dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang.
Hal ini diraih, karena sekolah ini sudah bekerja sama dengan kantin sekolah untuk tetap menjaga jajanan, makanan, dan minuman sehat untuk siswa.
Sumaryatun menjelaskan, siswa yang menjadi duta PJAS yang sudah dibentuk sekolah, secara berkala melakukan sosialisasi jajanan, makanan, dan minuman sehat terhadap pedagang kaki lima yang berada di sekitar sekolah.
Program ini terus berlangsung. Dilanjutkan dari angkatan ke angkatan.
Ada juga program Cinta Lingkungan (Cinling). Melalui program ini, juga mengantarkan SMP 1 Jati meraih peringkat kesembilan Unnes Green School tingkat nasional.
Program ini terus dipertahankan. Sebab, memberi efek yang positif bagi lingkungan sekolah, sehingga dapat menjadikan lingkungan sekolah sebagai taman belajar siswa.
Lalu, program Jumat Literasi (Jumlit) yang mengedepankan literasi bahasa. Sumaryatun menegaskan, karena yang ditekankan oleh sekolah adalah siswa terampil berbahasa, baik bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.
”Program yang dilaksanakan pada setiap Jumat minggu kedua ini gilir berganti. Antara bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Dilaksanakan pada jam kesatu,” jelas Sumaryatun.
Materi literasinya beragam, misalnya mendengarkan dongeng, mendengarkan pidato, mendengarkan drama, atau menyimak berita.
Setelah selasai, siswa kemudian membuat rangkuman yang dilanjutkan dengan presentasi.
Kemudian, ada juga program Jumat Sehat (Mathat) yang dilakukan setiap Jumat secara gilir berganti berolahraga antara guru, karyawan, dan siswa. Kadang guru dan siswa berolahraga bareng.
”Bergantian, misalnya Jumat minggu pertama siswa kelas VII, Jumat minggu kedua siswa kelas VIII dan kelas IX,” katanya.
Selain itu, makan bersama-sama juga dilakukan pada Jumat ketika tidak berolahraga.
Hal ini, berlaku baik bagi guru maupun siswa. Langkahnya, siswa membawa makanan bergizi dari rumah masing-masing yang disiapkan oleh orang tua.
”Biasanya diikuti oleh minum tablet tambah darah bagi siswa putri. Hal ini sudah ada kerja sama antara sekolah dengan puskesmas,” imbuhnya. (san/lin)
Berikut Prestasi Siswa SMP 1 Jati Kudus
1. 2 emas, 3 perak, 1 perunggu ajang FTBI tingkat Kabupaten Kudus 2023
2. Juara harapan II menulis dan membaca aksara Jawa tingkat Jawa Tengah 2023
3. Juara I Festival Seni dan Budaya Karawitan tingkat Kabupaten Kudus 2024
4. 2 emas, 1 perunggu ajang FLS2N cabang karawitan, tari kreasi, musik eksambel tingkat Kabupaten Kudus 2024.
5. 4 emas, 3 perunggu ajang pencak silat pelajar tingkat Kabupaten Kudus 2024
6. Juara I Kejuaraan Internasional Indonesia Open 2024
7. 4 emas, 7 perak, 6 perunggu ajang Popda cabang pencak silat, panjat tebing, taekwondo, sepak bola, renang, petanque tingkat Kabupaten Kudus 2024
8. Juara III Basketball League Putri Kabupaten Kudus 2023
9. Juara III futsal ajang IFL tingkat Kabupaten Kudus 2024
10. Juara I Gerak Jalan Putra tingkat Kabupaten Kudus 2024
11. 1 emas, 1 perunggu OSN IPS tingkat Kabupaten Kudus 2024
12. 5 emas, 3 perak, 1 perunggu ajang Jambore Ranting 2024
13. Akreditasi A Perpustakaan tingkat Nasional 2024
14. Penghargaan sebagai unit kerja paling responsif
15. Penghargaan program sekolah aman pangan jajan anak sekolah (PJAS) dari BBPOM Semarang
16. Peringkat IX Unnes Green School tingkat nasional.
Editor : Ali Mustofa