KUDUS – Pasangan Sam’ani Intakoris dan Bellinda Putri Birton mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (bacabup)dan bakal calon wakil bupati (bacawabup) Kudus melalui PDIP kemarin.
Sam’ani-Bellinda mendaftar satu paket berpasangan sebagai bentuk inovasi politik.
Kedatangan Sam’ani-Bellinda di kantor DPC PDIP Kudus sekitar pukul 12.00. Pasangan Bacabup-Bacawabup ini disambut jajaran kader PDIP Kudus.
Ketua Penjaringan dan Pendaftaran Aris Suliyono bersama jajarannya menerima pengembalian berkas dari pasangan tersebut.
Sebelum ke PDIP, Sam’ani-Bellinda mendaftar di Partai Gerindra. Keduanya mengembalikan berkas pendaftaran dan diterima Ketua DPC Partai Gerindra Sulistyo Utomo.
Sam’ani Intakoris mengatakan, berterima kasih telah disambut dan diterima dalam kunjungannya untuk pengembalin berkas pendaftaran bacabup dan bacawabup.
Dia sengaja mendaftarkan satu paket dengan menggandeng Bellinda sebagai Bacawabup. Menurutnya hal tersebut adalah bagian inovasi politik.
”Kami datang dengan satu paket, daripada dijodoh-jodohke bukan zamannya Siti Nurbaya. Kami bersama-sama untuk menuju bupati dan wakil bupati Kudus,” katanya.
Mantan Sekda ini serius mengikuti kontestasi Pilbup Kudus ini. Langkah ini ditunjukkan Sam’ani dengan mendaftarkan diri ke semua partai politik.
Bukti keseriusan ini, kata dia mengajak seluruh parpol, salah satunya PDIP.
Pihaknya ingin membangun dan memajukan Kudus ke depan. Tanpa persatuan akan sulit mewujudkan majunya Kota Kretek.
”Kami menyadari bukan orang partai, mbak Bellinda bukan orang partai. Ini bukti keseriusan kami mendaftarkan ke PDIP, PDIP bisa bareng-bareng membagun Kudus dan melayani masyarakat semakin baik,” katanya.
Tidak berhenti di situ saja, Sam’ani juga berencana mendaftarkan diri ke PKS. Serta Partai Golkar yang sampai dengan saat ini belum membuka pendaftaran.
”Ini sudah waktunya bareng-bareng, kalau perbedaan pendapat, gesekan sudah biasa. Karena berpolitik adalah menyatukan membangun Kabupaten Kudus,” imbuhnya.
Sementara terkait turunnya rekomendasi, Sam’ani akan mengikuti dan menghormati keputusan partai berlambang banteng tersebut.
Ketua Pendaftaran dan Penjaringan Bacabup dan Bacawabup PDIP Kudus, Aris Suliyono mengatakan, kemarin merupakan hari terakhir pendaftaran dan penjaringan.
Sementara terkait rekom Bacabup maupun Bacawabup nanti adalah kewenangan penuh dari DPP PDIP.
”Siapapun yang dapat rekom akan kami bantu (Menangkan Pilbup) maksimal, kami akan all out mendukung,” tegasnya.
Usai ditutupnya pendaftaran ini, internal DPC PDIP akan melaksanakan proses pengecekan berkas.
Serta tahap perbaikan persyaratan yang kurang. Setelah itu akan disampaikan kepada DPD dan DPP PDIP.
Melihat rekomendasi Pilkada sebelumnya, PDIP sering memberikan rekomendasi kepada kadernya.
Terkait hal tersebut, Aris menyatakan rekomendasi siapa yang ditunjuk maju nanti merupakan kewenangan penuh dari DPP partai.
Sejauh ini, ada tiga orang yang mendaftar ke PDIP. Diantaranya adalah Masan, Sandung Hidayat, dan Sam’ani-Bellinda. (gal/him)
Editor : Ali Mustofa