KUDUS – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus segera menyeleksi guru penggerak untuk mengisi kekosongan kepala sekolah.
Proses seleksi dijadwalkan mulai Mei 2024 mendatang.
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora Kudus Anggun Nugroho menyampaikan, saat ini, tengah menginventarisasi sekolah yang dijabat oleh pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah. Seperti di SMP 2 Gebog.
”Kepala sekolah itu (SMP 2 Gebog) sebelumnya purna pada Februari 2024,” jelas Anggun.
Proses seleksi akan disaring dari guru penggerak di Kudus.
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, yang membuka kesempatan untuk nonguru penggerak.
Jumlah guru penggerak menurutnya tahun ini sudah cukup. Totalnya sekitar 400-an guru penggerak dari angkatan lima sampai angkatan sembilan.
Pihaknya menyampaikan, sekolah yang saat ini dijabat kepala sekolah nonguru penggerak didorong untuk mengikuti seleksi guru penggerak.
Terlebih, bagi kepala sekolah yang telah diangkat jabatannya pada 2021. Mereka diikutkan dalam seleksi guru penggerak angkatan delapan dan sembilan.
”Pengangkatan kepala sekolah tahun ini, seluruhnya berasal dari guru penggerak. Sehingga, ada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah,” ungkapnya.
Guru yang saat ini sudah menjabat kepala sekolah, diharuskan ikut program guru penggerak.
”Kalau bukan dari guru penggerak cukup satu periode. Memang sekarang ini seleksi kepala sekolah diutamakan dari guru penggerak.
Dan, saat ini guru-guru kami berikan motivasi untuk ikut program guru penggerak,” ujarnya. (san/zen)
Editor : Ali Mustofa