Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kurang Fasilitas Penginapan, Wisata Colo Kudus Butuh Pengembangan Home Stay

Indah Susanti • Jumat, 19 April 2024 | 02:09 WIB
FASILITAS WISATA: Masyarakat dapat menikmati home stay yang lengkap fasilitasnya untuk mengisi waktu liburan di Graha Muria Colo Kudus.
FASILITAS WISATA: Masyarakat dapat menikmati home stay yang lengkap fasilitasnya untuk mengisi waktu liburan di Graha Muria Colo Kudus.

KUDUS - Desa Colo, Kecamatan Dawe sudah menjadi destinasi wisata yang tiap harinya ada wisatan yang bertandang ke kawasan tersebut.

Tujuan utamanya memang wisata religi yakni ziarah makam Sunan Muria, namun tak sekadar ke makam, wisatawan juga berkunjung ke lokasi wisata lainnya seperti Air Tiga Rasa Rejenu dan lokasi air terjun Montel.

Sehingga, ada wisatawan yang berniat untuk bermalam di kawasan Colo untuk berlibur beberapa saat di puncak Muria.

Namun, di kawasan tersebut terkendala minimnya penginapan.

Warga sudah menyedian Home Stay tapi pada saat puncak-puncaknya ziarah sampai kekurangan penginapan.

Hal tersebut menjadi PR Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus untuk pengembangan Home Stay.

Dipertegas Kepala Disbudpar Mutrikah, meski sudah ada pesanggrahan atau Graha Muria, namun pada saat liburan dan bebarengan dengan sambangan pondok pesantren sampai tidak ada penginapan.

”Ini sangat potensial pengembangan Home Stay, namun ada kendala lainnya yakni keterbatasan lahan juga," ujarnya.

"Kami menginginkan kalau bisa ada investor yang masuk untuk membangun home stay sebagai penunjang wisata di Desa Colo,” ujarnya.

Ia menyampaikan, kalaupun tidak berada di kawasan Colo, bisa di wilayah desa sekitarnya, misalnya Desa Dukuhwaringin, Glagah Kulon, Japan, Desa Kajar dan lainnya.

Ia mengaku, untuk pengembangan produk minuman dan kulinernya sudah berkembang pesat, terutama kopi Muria dan parijoto yang sudah banyak varian produk.

”Warga Desa Colo sekarang ini sudah pintar mengelola produk lokal yang ditawarkan ke wisatawan. Mulai dari kemasan produk hingga rasa sudah mulai ada inovasi-inovasi," ujarnya.

"Memang yang masih kurang pengembangan penginapan. Untuk fasilitas parkiran bus wisata juga kami terus benahi dan pedagang kaki lima (PKL) juga kami tata dengan baik,” ungkapnya. (san/him)

Editor : Ali Mustofa
#sunan muria #home stay #destinasi wisata #penginapan #Kudus #wisatawan