KUDUS – Dinas Perdagangan Kudus segera merevitalisasi delapan pasar tradisional. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 5,8 miliar.
Delapan pasar tersebut, Pasar Bitingan, Wates, Jember, Mijen, Kliwon, Kalirejo, Ngembalrejo, dan Pasar Baru.
Alokasi anggaran untuk masing-masing pasar berbeda.
Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan Kudus Albertus Harys Yunanto mengatakan, revitalisasi pasar ini, bertujuan meningkatkan daya tarik dan kunjungan masyarakat.
”Jika kondisi pasar sudah bagus, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional,” ujarnya kemarin.
Rencananya, revitalisasi delapan pasar ini, dimulai usai Lebaran atau sekitar pertengahan April 2024 mendatang.
Hal itu mempertimbangkan penjualan para pedagang di delapan pasar tradisional itu, menjelang Lebaran.
”Selama Ramadan biasanya menjadi musim panen bagi para pedagang. Jadi, untuk pekerjaan fisik akan dilaksanakan setelah Lebaran,” tuturnya.
Jenis rehabnya, mulai dari dari atap, pembangunan los, serta peninggian landasan pasar guna menghindari genangan banjir.
”Dari ketujuh pasar tersebut, anggaran terbesar diperuntukan revitalisasi Pasar Jember. Pada perbaikan bagian atap,” imbuhnya. (san/lin)
Editor : Noor Syafaatul Udhma