Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kesaksian Warga Kudus Turut Rasakan Gempa Tuban, Goncangan Terasa Nyata Hingga 2 Menit!

Arika Khoiriya • Sabtu, 23 Maret 2024 | 04:10 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi (Jawapos)
Ilustrasi Gempa Bumi (Jawapos)

KUDUS - Gempa yang berada di titik Tuban-Jatim hari ini, Jumat (22/3) terasa hingga ke Kabupaten Kudus.

Bahkan goncangan gempa kedua terjadi lebih kencang daripada goncangan yang pertama.

Goncangan gempa terasa pada sekitar pukul 11.20.

Durasi goncangan tersebut berlangsung hanya beberapa detik.

Kemudian goncangan muncul kembali pada sekitar pukul 16.00, berlangsung lebih lama sekitar 2 menit. 

Hal itu salah satunya disebutkan Lina, warga Kecamatan Gebog yang memberikan kesaksian.

Ia mengatakan, sempat kaget saat posisi kursi di ruang tamunya merasa bergerak sendiri.

Awalnya dia mengira bahwa dia sedang pusing, ternyata goyangan yang ia rasakan berlangsung lama.

"Saya baru kali ini merasakan goncangan gempa yang lumayan sangat terasa, bahkan saat saya melihat pintu dan bangunan ruang di rumah saya itu benar-benar goyah ke kanan dan ke kiri." katanya.

"Pintu gerak-gerak, goncangan lumayan lama, mungkin sekitar 2 menit, saya menyungkurkan diri ke lantai lalu saya ikut kakak saya keluar rumah, warga berhamburan keluar," imbuhnya.

Goncangan gempa itu juga terasa hingga Semarang.

Warga Kecamatan Ngaliyan Semarang Puspita mengungkapkan, saat goncangan gempa pertama terjadi justru sudah memberikan efek pusing kepala pada dirinya.

"Sing mau wae jek mumet, tambah iki gempa meneh," ujarnya. 

Kejadian gempa di Tuban dijelaskan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono.

Ia menjelaskan, pada Jumat (22/3) pada pukul 15.52 wilayah Laut Jawa diguncang gempa tektonik.

Gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo M 6,5. 

Episenter gempa bumi berlokasi di laut pada jarak 114 kilometer (km) arah Timur Laut Tuban Jawa Timur pada kedalaman 12 km.

"Ini jenisnya gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Jawa," katanya. 

Gempa bumi yang terjadi kemarin berdampak dan dirasakan di Pulau Bawean.

Getaran di sana dirasakan oleh hampir semua penduduk, bahkan sampai menyebabkan kerusakan. 

Daerah Blora, Madura, Gresik, Surabaya, Kabupaten Banjar gempa bisa dirasakan oleh semua orang yang berada di dalam rumah.

Sementara untuk daerah Mojokerto, Banjar Baru, Sampit, Banjarmasin, Martapura, Balikpapan, Tanah Grogot, Malang, Lumajang, Madiun, Nganjuk, Pasuruan, Jepara, Rembang, Demak, Kudus, dan Semarang gempa terasa nyata saat berada di dalam rumah.

"Goncangannya terasa seperti ketika ada truk lewat," ujarnya. 

Dan untuk daerah Yogyakarta, Kulon Progo, Kebumen, Temanggung, Blitar dan Solo, getaran membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Gempa bumi ini menimbulkan kerusakan di Pulau Bawean. Namun tidak berpotensi tsunami.Terkait gempa susulan yang terjadi pada pukul 16.15 itu merupakan bagian rangkaian gempa bumi Laut Jawa M6,0 yang terjadi pada pukul 11.22," imbuhnya. (ark)

Editor : Dzikrina Abdillah
#Goncangan #gempa #tuban #kesaksian #bumi #Kudus #bmkg