Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Presiden Jokowi Mendadak Batalkan Berkunjung ke Kudus Usai Tinjau Banjir Demak, Ada Apa?

Ali Mustofa • Jumat, 22 Maret 2024 | 22:49 WIB
Presiden Jokowi bersama Bupati Demak dr Eistianah dan Kepala BNPB Suharyanto mengunjungi pengungsi di SMK Ganesa Gajah Demak.
Presiden Jokowi bersama Bupati Demak dr Eistianah dan Kepala BNPB Suharyanto mengunjungi pengungsi di SMK Ganesa Gajah Demak.

KUDUS – Jadwal kunjungan Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Kudus pada Jumat (22/3) urung dilakukan.

Padahal sesuai rundown acara yang beredar, mantan Walikota Solo ini sedianya akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Kudus, usai kunjungan kerja (kunker) di Demak.

Dalam rundown acara, Presiden Jokowi akan terbang landas dari Jakarta pukul 07.00 WIB menuju Semarang.

Selanjutnya Jokowi dan rombongan menuju Tanggulangin Karanganyar, Demak (Rute Semarang, Sayung, Klambu Purwodadi, Undaan, Tanjung, Tanggulangin Karanganyar Demak) dengan kendaraan darat.

Usai kunker di Tanggulangin Karanganyar Demak, Jokowi menuju masjid untuk Salat Jumat di Masjid Agung Kudus. Lokasinya di alun-alun simpang tujuh Kudus.

Kemudian Kembali menuju Semarang dan Take Off Jakarta.

Batalnya Jokowi di Kudus ini berlum diketahui alasan persisnya.

Sebelumnya, juga pernah membatalkan agenda di Kudus pada Sabtu (31/1) 2015.

Saat itu Jokowi Sedianya menghadiri acara groundbreaking (peletakan batu pertama) Waduk Logung di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Dalam kunjungan di Demak ini Presiden Jokowi mengunjungi pengungsi di SMK Ganesa Gajah, Kecamatan Gajah dan mendatangi pengungsi di Wisma Halim, Kota Demak, Jumat (22/3).

Di sela kunjungan ini, Jokowi menegaskan bahwa penanganan tanggul jebol di Sungai Wulan di Dukuh Norowito, Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar dilakukan siang malam dan telah rampung pada Kamis malam (21/3/2204) pukul 01.00 dini hari.

Menurutnya, secara teknis, penguatan tanggul terus dilakukan oleh Kementerian PUPR bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Jokowi menyebut jika banjir yang terjadi karena hujan yang sangat ekstrem hingga mengakibatkan tanggul tidak kuat menahan air hingga jebol.

"Ya ini memang hujannya sangat ekstrem, karena hujan ekstrem itu 150 milimeter yang di sini sudah 238 milimeter," ujarnya dalam YouTube Sekretariat Presiden.

"Sangat ekstrem sekali, sehingga tanggul yang ada tidak muat dan menggerus dan jebol tanggulnya," lanjutnya.

Mantan Guburnur Jakarta ini sudah meminta Kementerian PUPR untuk memperbaiki tanggul yang jebol.

Jokowi menyebut perbaikan tanggul sudah selesai sejak kemarin.

Editor : Ali Mustofa
#joko widodo #banjir #demak #salat jumat #Kudus #jokowi