Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Satu Jam Diguyur Hujan Deras, Desa Tanjungkarang Kudus Terendam Banjir

Arika Khoiriya • Kamis, 22 Februari 2024 | 03:22 WIB

 

NEKAT: Pengendara motor menerjang banjir yang sudah masuk ke rumah di Desa Tanjungkarang, Jati, Rabu (21/2).
NEKAT: Pengendara motor menerjang banjir yang sudah masuk ke rumah di Desa Tanjungkarang, Jati, Rabu (21/2).

KUDUS – Rumah warga di Desa Tanjungkarang, Jati, tergenang banjir pagi tadi.

Tinggi genangan mencapai bawah lutut orang dewasa. Warga menyebut banjir datang sejak pukul 04.00, setelah terjadi hujan deras pada pukul 03.00 WIB.

Menurut pengamatan Jawa Pos Radar Kudus, sejumlah rumah warga tergenang setinggi betis orang dewasa.

Pengendara motor maupun mobil juga masih bisa berlalu lalang melewati jalan yang kebanjiran.

Subadi, warga RT 4/RW 1, Desa Tanjungkarang, mengatakan, sekitar pukul 03.00 hujan deras.

Lalu pada pukul 04.00 air mulai menggenangi rumah warga. Dengan ketinggian mencapai 20 sentimeter.

Menurutnya, Desa Tanjungkarang memang kerap terkena banjir, setelah terjadi hujan deras.

Tetapi pihaknya memastikan, jika banjir tersebut cepat surut.

Sebab, hanya limpasan dari aliran sungai di sekitar kawasan Proliman Tanjungkarang. ”Sudah langganan kalau ada hujan deras, tapi habis itu surut,” katanya.

Kepala Desa Tanjungkarang Sumarno mengatakan, daerah tersebut memang kerap tergenang air. Terutama saat turun hujan deras.

Genangan air biasanya terjadi di kawasan Proliman Tanjungkarang. Namun, akhirnya melimpas sampai ke area rumah warga.

”Air datang dari Proliman Tanjungkarang. Daerah itu memang mampet. Dari situ kemudian melebar ke permukiman. Namun, hal ini tak akan berlangsung lama. Cepat surut," jelasnya.

Dia menerangkan, ada sekitar 50 rumah terdampak. Meliputi RT 1, 2, 3, dan 4 di RW 2 Desa.

Banjir juga menggenang sampai area kuliner lentog tanjung.

”Tak sampai mengganggu aktivitas pedagang maupun pembeli. Sebab, air banjir hanya berada di jalan. Tidak sampai masuk ke area pedagang lentog,” terangnya. (ark)

Editor : Ali Mustofa
#hujan deras #banjir #tergenang #Kudus #permukiman