Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Stok Air Bersih hingga Pakaian untuk Pengungsi Korban Banjir dari Demak yang Mengungsi di Kudus Kian Menipis

Arika Khoiriya • Senin, 12 Februari 2024 | 17:57 WIB

 

KIAN BERTAMBAH: Warga Karanganyar, Demak yang mengungsi di posko pengungsian Terminal Jati Kudus, Minggu (11/2).
KIAN BERTAMBAH: Warga Karanganyar, Demak yang mengungsi di posko pengungsian Terminal Jati Kudus, Minggu (11/2).
 

KUDUS – Jumlah pengungsi koban banjir akibat tanggul jebol dari Demak di Kudus terus bertambah. Kini jumahnya mencapai 2.804 orang.

Sebelumnya pada Sabtu (11/2) hanya ada 2.163 pengungsi. Kemarin, hingga pukul 17.00 WIB pengungsi ada penambahan 641 orang.

Saat ini kebutuhan pengungsi mulai susu dan popok, ketersediaan air bersih hingga pakaian menipis.

Camat Jati Fiza Akbar mengatakan, kebutuhan paling mendesak bagi pengungsi di antaranya butuh pampers dan susu formula.

Selain itu juga butuh pakaian dalam pria dan pakaian dalam wanita.

Selain itu, kata dia, ketersediaan air bersih juga dibutuhkan. Karena jumlah pengungsi semakin bertambah.

Pihaknya membutuhkan air bersih karena semakin banyak pengungsi airnya semakin terbatas.

Walaupun beberapa hari lalu ada persediaan dari pihak PT Pura.

Koriah, warga RT 5 RW 2 Karanganyar, Demak berhasil dievakuasi pada Kamis (8/2) pukul 23.00 WIB.

Saat ini dia berada dipengungsian bersama suami dan dua anaknya. Dia tidak bisa menyelamatkan harta benda apapun dari rumah.

Saat banjir datang, kebetulan saat itu dia sedang memasak, tak sampai setengah jam, air itu semakin naik hingga sampai bahu orang dewasa.

Ia lalu terpaksa memanjat ke atas genteng dengan bantuan pohon di area rumahnya.

Sejak pukul 11.00 hingga 23.00 WIB dia menunggu pertolongan tim SAR dari atas genteng, terus berteriak meminta tolong disertai menahan lapar.

"Saat ini karena jumlah pengungsi bertambah, kami harapkan ketersediaan air bersih juga selalu tersedia," terangnya.

Sementara itu, Koordinator Piket Posko Terminal Induk Jati Kudus Arif Anggoro mengatakan pengungsi asal Demak semakin bertambah seiring banyaknya warga berhasil dievakuasi.

Menurututnya, banjir di Karanganyar, Demak, akibat tanggul jebol itu diketahui semakin meluas hingga ke selatan kawasan Desa Cangkring, Kecamatan Karanganyar, Demak.

"Ketinggian air di kawasan jalan pantura Kudus-Semarang masih tinggi. Ketinggiannya 1,5 meter hingga 2 meter. Air belum bisa mengalir," terangnya.

Dirinya belum mengetahui kapan air dapat surut. Menurut dia, pihak dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sedang menangani tanggul yang bocor.

Terlebih saat ini debit air di Bendung Klambu mengalami kenaikan. (ark)

Editor : Ali Mustofa
#tim sar #banjir #demak #pengungsi #air bersih #Kudus