Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Banjir Karanganyar Demak Tak Kunjung Surut, Pengungsi di Kudus Terus Bertambah, Total Ada 2.804 orang

Arika Khoiriya • Senin, 12 Februari 2024 | 17:30 WIB

 

SEADANYA: Sejumlah pengungsi sibuk memilih baju dari bantuan masyarakat di Jembatan Tanggulangin, Kudus, kemarin. untuk gonta ganti karena rumahnya masih terendam banjir.
SEADANYA: Sejumlah pengungsi sibuk memilih baju dari bantuan masyarakat di Jembatan Tanggulangin, Kudus, kemarin. untuk gonta ganti karena rumahnya masih terendam banjir.

 

KUDUS - Jumlah pengungsi dari Demak di Kabupaten Kudus bertambah. Kemarin, hingga pukul 17.00 pengungsi bertambah 641 orang.

Sebelumnya, pada Sabtu (11/2) hanya ada 2.163 pengungsi. Sehingga saat ini total pengungsi 2.804 orang.

Koordinator Piket Posko Terminal Induk Jati Kudus Arif Anggoro mengatakan pengungsi bertambah seiring dengan semakin banyak warga Demak yang berhasil dievakuasi.

Hingga kemarin, banjir di Karanganyar, Demak, akibat tanggul jebol itu diketahui semakin meluas hingga ke selatan kawasan Desa Cangkring, Kecamatan Karanganyar, Demak.

"Ketinggian air di kawasan jalan pantura Kudus-Semarang masih tinggi. Ketinggiannya 1,5 meter hingga 2 meter. Air belum bisa mengalir," terangnya.

Dirinya belum mengetahui kapan air dapat surut.

Menurut dia, pihak dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sedang menangani tanggul yang bocor.

Terlebih saat ini debit air di Bendung Klambu mengalami kenaikan.

Setelah tanggul di Karanganyar diperbaiki, nantinya pihak BBWS Pemali Juwana akan menyedot air menggunakan pompa.

”Air yang menggenangi pantura itu nanti akan dialirkan ke arah Juwana dan Jepara melalui sungai Wulan," imbuhnya.

Ketersediaan posko pengungsian dirasa masih cukup untuk menampung warga Karanganyar, Demak.

Di Kudus sudah ada 17 posko pengungsian. Bahkan, jika dibutuhkan, pihaknya bisa membuka titik pengungsian baru.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Getas Pejaten untuk menggunakan Graha Mustika apabila nantinya dibutuhkan.

”Graha Mustika dan Balai Desa Jati Kulon kami jadikan opsi. Bila memang dibutuhkan," ujar Kepala Sie Rekonstruksi BPBD Kudus itu. (ark)

Editor : Ali Mustofa
#tanggul jebol #demak #pengungsi #Kudus #jalan pantura #BBWS Pemali Juana