Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pantura Karanganyar Demak Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Semarang-Kudus Dialihkan lewat Jalur Ini

Ali Mustofa • Jumat, 9 Februari 2024 | 01:00 WIB
Photo
Photo

KUDUS - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak melakukan pengalihan arus lalu lintas di Jalur Demak-Kudus, Kamis (8/2).

Pengalihan arus lalu lintas ini dilakukan terkait adanya banjir di Pantura Demak KM 44 Pasar Karanganyar sampai dengan Batas Kudus Arus Lalu Lintas Jalur Demak-Kudus.

Informasi ini diumumkan melalui akun Istagram Info Pantura Demak.

“Sehubungan adanya banjir di Pantura Demak KM 44 Pasar Karanganyar sampai dengan Batas Kudus Arus Lalu Lintas Jalur Demak-Kudus Dialihkan,” tulis unggahan, pada Kamis (8/2).

Alhasil, sebagian jalan akan dialihkan melalui jalan alternatif.

Adapun ruas jalan yang dilalui dari Kudus ke Semarang adalah lewat Kudus-Mijen-Demak.

Sedangkan pengendara dari Semarang menuju Kudus, diminta lewat Trengguli-Mijen-Jepara-Kudus.

Sebelumnya diberitakan, arus lalu lintas dari arah Kudus menuju Demak mengalami macet panjang pada Kamis (8/2).

Terutama jalan depan Pasar Karanganyar, Kabupaten Demak.

Antrean kendaraan mengular dari Pantura Kudus tepatnya di Terminal Jati. Banyak kendaraan berjalan pelan-pelan.

Kemacetan ini imbas dari jebolnya dua titik tanggul Sungai Wulan di wilayah Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng).

Selain membanjiri jalan raya Pantura Karanganyar, utamanya jalan setelah jembatan Tanggul Angin perbatasan Kudus ke arah barat atau ke arah Demak

Diketahui, jebolnya tanggul Sungai Wulan dikarenakan curah hujan yang tinggi sehari sebelumnya, serta air kiriman dari Kabupaten Grobogan.

Ungguh Prakoso, Camat Karanganyar menyampaikan, akibat jebolnya tanggul kanan Sungai Wulan dan Kali Jratun tersebut tidak hanya membuat jalan Pantura Karanganyar macet.

"Di Desa Ketanjung jumlah pengungsi 300 KK atau 600 jiwa. Sementara ini, lokasi pengungsian berada di rumah Kepala Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar," katanya.

Editor : Ali Mustofa
#lalu lintas #semarang #banjir #demak #pantura #Kudus #kemacetan