KUDUS – Kamis (11/1) sore, angin kencang disertai hujan lebat menerjang Kabupaten Kudus.
Angin kencang ini melanda di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Tak terkecuali kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus.
Akibat insiden insiden ini beberapa bagian bangunan Perpustakaan dan gedung PKM IAIN Kudus mengalami kerusakan.
Terlihat kaca jendela dari dua bangunan tersebut pecah. Serpihan kaca dan genting berserakan di lokasi tersebut.
Beruntung, tak ada korban dalam insiden ini.
Dari pesan yang beredar, Wakil Rektor III IAIN Kudus Kisbiyanto pun menginformasikan imbas hujan lebat disertai angin kencang tersebut.
Kisbiyanto mengatakan, beberapa gedung mengalami kerusakan terutama perpustakaan yang memiliki empat lantai.
Kemudian Gedung PKM baru, jendela-jendela pada lepas, kaca pada pecah, dan juga beberapa bagian rektorat seperti plafon ambrol.
"Pohon-pohon pada tumbang. Mohon do'a agar semua selamat," terangnya dari sebaran pesan WhatsApp.
Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Kudus Adnan mengungkapkan, gedung IAIN Kudus diklaim sudah sesuai standar pembangunan.
"Kejadian murni bencana, disekitar kampus juga banyak pohon yang tumbang. Semua kerusakan akan segera kami atasi," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, insiden ini dibenarkan salah satu petugas perpustakaan IAIN bernama Wira.
Menurutnya, kejadian itu diperkirakan terjadi pukul 16.00 WIB tersebut mengakibatkan pintu kaca depan perpustakaan yang berada di lantai II IAIN Kudus juga telah rusak dan hancur.
Sama halnya yang dituturkan Wazid Husni, mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah Jurusan PAI saat berada di lokasi kejadian.
"Namun saat memasuki pukul 16.00 sudah banyak informasi beredar terutama video yang sudah tersebar terkait bencana tersebut,” katanya.
“Kalau kondisi kerusakan perpustakaan saya masih belum begitu jelas, karena sebelumnya saya di lokasi gedung PKM," lanjutnya.
Gedung PKM, kata dia, telah mengalami kerusakan, banyak kaca dari jendela pecah, demikian pula dengan plafonnya. Kerusakan juga melanda ruang kantor racana (Pramuka, Red).
"Beberapa kaca langsung roboh saat terkena angin kencang kemarin, bahkan beberapa kendaraan yang terparkir di area tersebut pada bergeletak ambruk," jelasnya.
Menurutnya, lokasi kampus yang sangat terbuka, menjadikan angin kencang sangat mudah menghantam area kampus tersebut.
"Sehingga bangunan seperti tidak kuat menahan hantaman angin yang sangat kencang," imbuhnya. (ark)
Editor : Ali Mustofa