KUDUS – Calon legislatif (Caleg) DPR RI Partai Golkar Jamaludin Malik memiliki cara unik menarik pemilik.
Salah satunya dengan ultramen. Pahlawan super hero ini pun menyapa sekaligus membagi kaos kepada masyarakat.
Jamaludin Malik mengaku, alasan memilih sosok ultraman untuk kampanye lataran pada surat suara Pemilu tidak ada wajah caleg.
Pada surat suara hanya tercantum nama dan nomor urut.
“Masyarakat tidak peduli dengan legislatif. Mereka tidak kenal dan tidak peduli. Yang antusias hanya pemilihan presiden. Jadi harus turun ke lapangan,” ungkap Caleg DPR RI Dapil Kudus, Jepara, dan Demak.
Caleg yang berdomisili di Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, Jepara ini mengaku, ingin mewarnai Pileg 2024.
Sosok ultraman ini dipilih lantaran sangat popular di era 70-an akhir.
Ultraman ini muncul kembali bukan menuntas misi menghajar monster karena sudah musnah. Sosok ultraman ini muncul untuk nyaleg.
“Karena ada monster yang dilawan lagi, yaitu monster tikus atau koruptor. Jadi ultraman ini punya kartu akses masuk ke DPR RI, supaya punya wewenag membantu masyarakat,” katanya.
Selain menggebrak lewat kostum ultraman, jamal juga memasang baliho bergambar pahlawan super hero itu. Baliho ini tersebar di Kudus dan Jepara.
Malik menambahkan, kontestasi Pileg ini disiapkan secara matang.
Ia sudah siap menerima hasil menang maupun kekalahan. Kesiapan mental untuk kalah sudah disiapkan sejak awal.
Meskipun demikian dirinya berupaya penuh untuk meraup suara terbanyak.
“Karena belum ada suara 250 ribu Yang saya ketahui, target pribadi saya di Partai Golkar. Saya ingin mencetak sejarah,” tandasnya. (gal/mal)
Editor : Ali Mustofa