KUDUS - Kasus pencurian handphone marak terjadi belakangan ini, salah satunya yaitu terjadi di Kawasan Menara Kudus, Jawa Tengah, pada hari Minggu (23/7/2023).
Pelaku pencurian yang melancarkan aksinya mengambil handphone dari mobil korban telah terekam oleh kamera CCTV di sekitar lokasi.
Untungnya, wajah dan juga ciri-ciri pelaku yang melancarkan aksinya tersebut terekam jelas dalam rekaman CCTV.
Diketahui, lokasi pencurian tersebut terjadi di kawasan wisata religi yang ramai didatangi pengunjung baik dari luar kota maupun dalam kota setiap akhir pekan.
Adapun handphone korban yang dicuri adalah iPhone 11 Pro Max yang harganya belasan juta.
Kapolsek Kota Kudus, Iptu Subkhan kemudian segera menanggapi adanya video viral yang berisi terkait pencurian handphone di kawasan Menara Kabupaten Kudus.
Sampai dengan saat ini, belum ada laporan yang masuk terkait dengan kasus pencurian tersebut. Namun demikian dari rekaman video CCTV pihaknya telah berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku pencurian tersebut.
Pihaknya menegaskan bahwa nantinya akan segera menindak lanjuti kejadian pencurian yang ada di Menara tersebut meskipun belum menerima laporan resmi terkait dengan hal tersebut.
Pada rekaman video pencurian handphone tersebut menunjukan pria berkaos hitam yang menaiki kendaraan matik berwarna hitam dengan plat nomor B 3506 WAL, dengan cepat mengambil handphone yang ada di dalam mobil korban tersebut.
Kemudian pelaku tersebut melakukan aksinya dengan memasukkan tangannya ke dalam mobil dan membuka pintu mobil.
Dengan santainya, pria yang merupakan pencuri tersebut menggasak handphone milik korban dengan cepat lalu pelaku menutup kembali pintu mobil dan setelah itu segera meninggalkan lokasi kejadian.
Dalam sekejap, handphone iPhone 11 Pro Max milik korban diambil olek pelaku pencurian tersebut tanpa rasa bersalah.
Diketahui bahwa kondisi handphone milik korban ternyata tidak terpasang fitur lock atau fitur kunci sehingga keamanannya tidak maksimal.
Sehingga ketika korban mencoba untuk melacak handphonenya, handphone tersebut tidak dapat terdeteksi lantaran di duga pelaku pencurian setelah mencuri handphone miliki korban tersebut, me-reset handphone milik korban.
Setelah kejadian tersebut, rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi mulai diperiksa.