Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Melayat ke Pura Group Kudus, Seskab Pramono Anung Ungkap Kedekatannya dengan Mendiang Jacobus Busono

Galih Erlambang Wiradinata • Jumat, 27 Oktober 2023 | 02:06 WIB
KENANGAN TEMAN KARIB: Sekretaris Kabinet Pramono Anung melayat Jacobus Busono pendiri, pemilik Pura Group di Head Office Pura Group Jati Kudus, Kamis (26/10).
KENANGAN TEMAN KARIB: Sekretaris Kabinet Pramono Anung melayat Jacobus Busono pendiri, pemilik Pura Group di Head Office Pura Group Jati Kudus, Kamis (26/10).

 

KUDUS - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung melayat teman lamanya Pemilik sekaligus Chairman Pura Group Dr. (H.C.) Jacobus Busono di Head Office Pura Grup Kamis (26/10) siang.

Pada kesempatan itu ia berepasan, usai ditinggal mendiang Pura Group harus selalu berinovasi ke depan.

Politis Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDI-P) ini tiba di Head Office Pura Group sekitar pukul 12.14 WIB bersama rombongan.

Pramono didampingi oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kudus, Masan berasama anggota lainnya.

Seskab, Pramono Anung menyatakan, ia sengaja meminta izin kepada Presiden Jokowi untuk melayat sahabatnya Jacobus Busono.

Dirinya sudah berteman dekat dengan mendiang hampir 24 tahun.

”Saya ini teman dekat beliau, murni pertemanan. Jadi tidak ada urusan yang lain kecuali peretemanan,” katanya.

Selama mendiang hidup, Jacobus dinilai selalu berinovasi dan sering menemukan hal baru. Baik dari itu dari security printing, kertas uang, pengiring padi, dan lainnya.

Perusahaan yang dimiliki Jacobus sudah sangat berkembang dan memiliki karyawan lebih dari 15 ribu.

”Peninggalan pak Bus ini bisa diteruskan oleh keluarganya. Kalau selalu improve seperti pak Bus membesarkan perusahaan ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, mendiang Jacobus Busono pernah dianugerahi Bintang Mahaputra Nararya oleh Presiden RI Joko Widodo pada 17 Agustus 2021 lalu.

Penghargaan itu diberikan lantaran ia sangat produktif dalam berinovasi di bidang kertas uang, kertas sekuriti, sistem anti pemalsuan, smart card, percetakan terintegrasi, dan teknologi.

Bintang Mahaputra Nararya merupakan jenis penghargaan sipil tertinggi, setingkat di bawah Bintang Republik Indonesia.

Jacobus Busono sendiri merupakan satu-satunya wiraswasta dari Indonesia dalam Word Entrepreneurship binaan Presiden Prancis dengan kekayaan US$152 juta.

Diketahui, melalui Pura Group ia memiliki beberapa sektor usaha.

Bahkan perusahanya itu juga dinobatkan sebagai salah satu perusahaan di Asia Tenggara terbesar dalam bidang usaha percetakan dan kemasan.

Adapun usahanya itu meliputi bidang percetakan offset, rotogravure, flexography, percetakan sekuriti, pembuatan berbagai tinta cetak termasuk tinta sekuriti, kemasan corrugated box, ecopack - kemasan ramah lingkungan sebagai pengganti styrofoam.

Di bidang pembuatan kertas, Pura telah memproduksi kertas uang lengkap dengan unsur pengaman canggih hologram security thread dan magnetic stripe yang dipakai di kertas uang di seluruh dunia.

Di samping kertas uang rupiah, Pura juga telah memproduksi kertas uang untuk Vietnam, Sudan, Nepal, India, Bangladesh, Honduras dan akan diikuti oleh negara-negara lainnya.

Di bidang hologram, Pura memperoleh delapan kali penghargaan dari International Hologram Manufacturers Association. Menempatkan Pura sebagai salah satu Holografer terbaik di dunia.

Tak hanya itu, pura adalah perusahaan kedua di dunia setelah Amerika Serikat yang memproduksi homogenized tobacco leaf (HTL), produk olahan tembakau untuk pembungkus cerutu dan pengganti kertas rokok.

Di bidang converting, Pura telah banyak menghasilkan produk-produk bernilai tambah tinggi, antara lain: security gummed paper untuk kertas materai dan perangko, merupakan yang pertama di Asia Tenggara. Carbonless paper, yang pertama di negara-negara tropis. Dan stamping foil dan in-mould label. (gal)

Editor : Ali Mustofa
#pramono anung #Jacobus Busono #pura group #Kudus