Lantik Pj Bupati Kudus, Nana Sudjana Ingatkan Masalah Stunting hingga Pendidikan
Arika Khoiriya• Senin, 25 September 2023 | 18:03 WIB
DILANTIK: Pj Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan (kanan) dilantik Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana di Gedung Gradhika Bhakti Praja kemarin.
SEMARANG – Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng) Bergas Catursasi Penanggungan resmi menjadi penjabat (Pj) bupati Kudus.
Kemarin, dia dilantik oleh Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang.
Bergas mengaku banyak pekerjaan rumah (PR) dan siap gas banter untuk menyelesaikan program kepala daerah sebelumnya.
Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana juga menyebutkan, masih banyaknya PR yang harus dituntaskan Pj bupati.
Di antaranya, masalah stunting, angka kemiskinan, pengangguran, pendidikan, dan yang paling menonjol saat ini sudah mulai memasuki tahun politik. Pj bupati diminta untuk bisa mengatur kondusivitas.
Bergas menyatakan, untuk melanjutkan program kepala daerah sebelumnya, pihaknya mengikuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Salah satunya menjaga kondusivitas kesuksesan Pemilu dan Pilkada 2024. Tentu juga melaksanakan kegiatan pembangunan yang berkaitan dengan pembangunan strategis nasional. Seperti penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem.
”Mungkin tidak bisa tuntas setuntas-tuntasnya, tapi kami akan berupaya melakukan pembenahan dan perbaikan dalam waktu satu tahun ini (selama masa jabatan sebagai Pj bupati Kudus, Red),” katanya.
Dia akan melanjutkan program pembangunan yang sudah dijalankan kepala daerah sebelumnya. Selama itu baik, akan ditingkatkan. Dan yang kurang baik akan diperbaiki.
”Kata kuncinya yang penting harus meningkat. Siap tancap gas. Gas banter,” ujarnya.
Usai paginya dilantik, sore harinya, Bergas silaturahim dan ramah tamah dengan stakeholder dan tokoh masyarakat di Pendapa Kabupaten Kudus. Kemudian serah terima jabatan (sertijab) akan dilaksanakan hari ini pukul 10.00.
”Pada masa transisi ini, juga ada pembahasan perencanaan sampai 2026. Nanti itu yang kami laksanakan. Pada awal-awal memimpin seperti ini, saya harus mendekati stakeholder, tokoh masyarakat, dan OPD (organisasi perangkat daerah) dulu,” terangnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan, Pj bupati Kudus diharapkan melanjutkan program bupati sebelumnya.
Sesuai dengan perintah Kemendagri, tekait masalah stunting, kemiskinan, pengangguran, dan harus punya inovasi.
Prioritas yang dianggapnya perlu digenjot seperti memperbaiki layanan public, seperti masalah infrastruktur. Sebab, masih banyak yang perlu dibenahi.
”Perbaikan infrastruktur dari APBD Perubahan ada anggarannya cukup lumayan. Besok Selasa (26/9) jadwal (rapat) paripurnanya,” terangnya.
Menurutnya, Pj Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan sudah banyak memiliki pengalaman di Kudus.
Dia sudah pernah menjadi camat, kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar),
”Jadi untuk ngatur daerah sudah paham,” imbuhnya. (ark/lin)