Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Back to Book! Jemput Bola Perpustakaan Keliling di Kudus Diserbu Siswa, Begini Keseruannya

Indah Susanti • Kamis, 24 Agustus 2023 | 18:23 WIB
ANTUSIAS: Siswi SMAN 1 Kudus membaca buku di perpustakaan keliling.
ANTUSIAS: Siswi SMAN 1 Kudus membaca buku di perpustakaan keliling.

KUDUS – Dinas Arsip dan Perpustakaan (Dinarpus) Kudus getol menumbuhkan semangat literasi, khususnya para pelajar.

Upaya tersebut diwujudkan, dengan mendatangi langsung ke sekolah-sekolah menggunakan mobil perpustakaan keliling.

Kegiatan tersebut dinamakan Back to Book. Seperti yang ada di SMA 1 Kudus. Mobil perpustakaan keliling parkir di halaman indoor sekolah dan memajang koleksi buku yang ada di dalamnya.

Lalu, diinformasikan kepada siswa berkumpul di depan mobil perpustakaan dan bisa membaca apa saja yang diminati.

Tak lama, beberapa siswa menghampiri mobil tersebut. Ada yang memilih membaca buku novel, motivasi bahkan buku kicau burung.

Kepala Dinarpus Kudus Sam’ani Intakoris menjelaskan, jemput bola ke sekolah-sekolah dinilai lebih efektif.

Program ini dihadirkan untuk menaikkan minat baca kepada masyarakat. Tidak hanya menyasar perpustakaan yang ada di sekolah, namun juga membidik minat baca anak-anak di pondok pesantren.

”Sasarannya itu daerah perbatasan dengan kota lain, contohnya Wonosoco, Rahtawu, Getassrabi,  yang jauh dari perkotaan kita sentuh,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan Back to Book memang dilakukan secara perlahan-lahan.

Sebab keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan armada yang dimiliki.

Sehingga, kegiatan tersebut dilakukan secara bergilir. Diharapkan, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya.

”Saat ini, koleksi buku yang kita punya ada sekitar 450 ribu buku fisik dan digital,” jelasnya.

Menurut kepala SMA 1 Kudus Sudiharto, program dari Dinarpus ini sangat bagus. Jadi, langsung menuju sasaran. Meski, di sekolah ada perpustakaan tapi masih perlu informasi lagi dari Dinarpus.

”Literasi sangat dibutuhkan, karena segala macam informasi didapatkan. Tapi, dengan kecanggihan teknologi mulai tergerus perlahan-lahan,” katanya.

”Program dari Dinarpus ini Back to Book bisa mengembalikan lagi ketertarikan membaca,” ungkapnya. (san)

Editor : Kholid Hazmi
#Samani Intakoris #perpustakaan #siswa #jemput bola #Kudus